Kelelahan Psikis Seorang Tour Guide

Profesi sebagi tour guide adalah profesi didunia pariwisata yang langsung bersinggungan dengan konsument dan profesi yang menuntut pelakunya untuk bekerja secara perfect, on time, selalu sehat jasmani, mempunyai jiwa entertain, punya banyak akal  dan selalu pasang muka ceria bahagia walau kadang bertolak belakang dengan keadaaan yang sebenarnya, hal inilah yang menyebabkan tour guide mengalami kelelahanfisik atau mental. Apabila tour guide mengalami kelelahan mental dapat dipulihkan dengan istirahat yang cukup, makan –makanan yang bergizi , akan tetapi apabila tour guide mengalami kelelahan psikis makan pemulihananya tidaklah mudah karena berhubungan dengan psikis, sesuatu yang ada yang tidak nyata tidak dapat diliha dan tidak dapat diraba. Dalam tulisan ini penulis hanya akan membahas masalah kelelahan  psikis orang yang bekerja sebagai tour guide.  Kelalhan psikis tour guide yang terus menerus dapat menyebabkan perubahan tingkah laku: melakukan hal-diluar kendali, ataupun terkena penyakit kronis yang mematikan seperti serangan jantung, diabetes, kolesteron, hal ini sangat mengancam kelanjutan seseorang untuk menjadi tour guide.

Kelalahan psikis tour guide  secara garis besar hal yang menyebabkan kelelahan psikis  tour guide terbagi menjadi dua

  1. Factor yang berasal dari luar diri tour guide. Kemampuan berbicara dengan menggunakan bahasa asing didepan tourist sangatlah dapat dilakukan oleh setiap orang akan tetapi untuk menjadi tourguide yang baik sebenarnya tidak semua arang dapat melakukananya  disamping dituntut kemempuan bahasa yang berkembang dituntut juga mempunyai jiwa entertain, tindakan yang menghibur   sehingga konsument akan merasa puas dengan pelayanan. Pekerjaan regular yang monoton dan  tututan untuk selalu perfect inilah, yang sering membuat kelelahan fisik maupun mental tour guide.  Bagi orang yang tidak punya jiwa humorist untuk menjadi perfect adalah usaha yang sangat melelahkan.
  2. Facktor dari dalam diri tour guide sendiri. Tututan pemenuhan kebutuhan keluarga  sangat berkembang sangat cepat sedangkan pendapatan tour guide sepertinya hanya jalan ditempat, pendapatan  guide bukanlah seperti seorang bisnisman dimana pendapatan dapat  terjadi dalam jumlah yang sangat banyak dalam jumlah yang sesingkat-singkatnya, tetapi system pembayaran tour guide berdasarkan durasi berapa jam pekerjaan dilakukan jauh dari tutuhan kehidupan keluarga, sehingga tour guide akan selalu berusaha mendapatkan pendapatan tambahan dari tamu, baik berupa tips atau lainnya. Dan apabila itu tidak dapat terjadi maka itu akan mengakibatkan  kelelahan psikis tour guide.

Banyak sekali ciri-ciri kelelahan psikis tour guide namun berdasarkan catatan penulis  apabila tour guide mengalami kelelahan psikis  biasanya terdapat ciri-ciri seperti berikut:

  1. Tour guide memilih tamu memilih asal tamu, memilih total tamu , memilih  travel biro, padahal profesi tour guide adalah profesi yang harus ready setiap saat untuk memandu.
  2. Tour guide memaki tamu, mengometari tamu negative apabila menjumpai tamu yang  tidak seperrti yang diharapkan: sopan santun baik hati, suka mamberi tip, suka belanja, suka memneri tip.
  3. Tour guide mulai merasa kecewa dengan hasil yang didapat baik berupa fees, tip dan lain sebagainya.
  4. Tour guide mulai terteror dengan panggilan telepon , setiap dengar panggilan telephone tour guide akan mengira panggilan dari travel agent yang tidak disukainya atau merasa dia ada tanggungan penjemputan yang terlupakan .
  5. Tour guide merasa berat hati ketika akan berangkat kerja  terutama untuk pemanduan overland merasa berat meninggalkan anak atau keluarga dirumah.
  6. Membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan
  7.  Tour guide mulai merasakan bahwa profesianya tidak lagi berkembang, mengahasilkan banyak uang.

Level kelelahan psikis dapat terjadi mulai dari paling rendah adalah tour guide mengalami sakit kepada, diare, maag lebih tinggi lagi adalah perasaan yang tidak nyaman dengan pekerjaan dan yang paling tinggi adalah tour guide berbuatan sesuatu di luar kontrol. Kelelahan psikis yang dialami  tour guide antara yang satu tour guide yang satu  dengan yang lainnya sangat variatif berbeda tergantung dengan: pengalaman hidup  individu, kesadaran individu dan lingkungan individu tour guide.

Cara yang umum dapat digunakan untuk pemulihan kelelahan psikis tour guide antara lain sebagai berikut:

  1. Banyak berkumpul dengan keluarga, hal ini penting untuk member dukungan semangat bahwa tour guide harus tetapa semangat untuk mencarii nafkah.
  2.  Banyak bergaul dengan teman seprofesi ataupun tidak  untuk  lebih mendapatkan ide –ide segar .
  3. Banyak berolah raga yang bersifat rekreakasi
  4. Melakukan kegiatan yang sesaua dengan hobi
  5. Berdoa untuk mendekatkan diri  dengan Tuhan  dan banyak-banyak merenung untuk menyedarkan diri tour guide bahwa rejeki dll datanganya dari Tuhan
  6. Banyak menuliskan ide-ide atau pengalaman bekerja sebagai tour guide  dalam betuk tulisan di Koran atau di blog
  7. Dan untuk yang terakhir tour guide harus pindah profesi.

Tulisn ini dimaksudkan untuk memberi insiprasi tour guide untuk membahas sisi lain bahwa perkerjaaan sebagai tour guide yang penuh dengan resiko,  yang ternyata tidak semudah seperti persepsi   oleh kebanyakan orang diluar tour guide, bahwa tour guide bergelimang harta, dibayar dengan uang asing.  Mudah-mudah  tulisan ini bermanfaat.

Yogyakarta, Desember 2011

Penulis

One thought on “Kelelahan Psikis Seorang Tour Guide

  1. Ping balik: Kapan Tour Guide Harus Pensiun « HPI JOGJA-Jogjakarta Tour Guide Association Official Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s