Informasi Kawah Dieng

Dataran tinggi Dieng yang terletak diantara wilayah kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo merupakan salah satu obyek wisata yang penting untuk memperkaya obyak wisata di Indonesia. Untuk berkunjung ke dieng dapat dijangkau 3 jam dari Jogjakarta atau 2 jam dari Purwokerto. Dataran tinggi Dieng adalah diibaratkan sebuah gugusan gunung berapi yang besar dan di wilayah itu tersebar ratusan lubang kawah baik besar ataupun kecil. Dataran Tinggi  Dieng merupakan wilayah yang sangat subur sehingga saat ini hampir setiap sudut kawasan Dieng dan sekitarnya telah diexploitasi besar-besran hingga sebagian besar kawasan hutan dibabat untuk dijadikan lahan pertanian.

Berita tentang aktivnya kawah di Dieng sangat santer baik di televisi dengan siaran langsungnya atau koran, singkatnya hampir di semua media memberitakan kawah yang aktif menyemburkan gas beracun di kawasan Dieng mengingat tahun 70 an  kawah Sinila yang terletak dikawasan dieng telah menyemburkan gas beracun sehingga menewaskan ratusan orang.

Dari gambaran di media tampak persiapan evakuasi penduduk yang sangat dramatis dapat disaksikan di televisi berulang-ulang setiap tanyangan menambah persepsi bahwa wilayah Dieng adalah dalam situsi yang sangat gawat. Untuk pemberitaan seperti itu sebenarnya tidak menguntungkan untuk dunia pariwisata. Berita yang disiarkan ditelevisi yang dapat menimbulkan ketidakjelasan. Kalau dicermati berita yang hanya menggabarkan situasi kawah dikawasan Dieng yang sedang aktif tidak menjelaskan bahwa kawasan Dieng sangat luas dan di situ pun terletak obyek wisata yang sangat penting seperti komplek candi Pandawa, kawah Sikidang dan Telaga Warna yang tidak lagi berwarna.

Karena ketidak jelasan informasi tentang letak Kawah Timbang Desa Sumberejo Kecamatan Batur, jarak kawah yang sedang aktif  dengan obyek-obyek wisata tersebut menyebabkan persepsi negatif obyek wisata tersebut sehingga banyak calon pengunjung yang harus membatalkan kunjungan ke Dieng dan tour operator–operator di Jogja atau diluar negeri yang menjual paket wisata ke Dieng tidak merekomendasikan kunjungan ke Dieng, mengingat resiko yang sangat tinggi untuk berkunjung di wilayah Dieng. Dampak dari informasi dari informasi yang tidak jelas akan berpengaruh minimal 6 bulan mendatang, sehingga saat ini kunjungan ke obyek wisata seperti complek Candi Pandawa di Dieng akan sangat turun.

Akan tetap saat ini tidak ada tindakan pro-aktif dari  yang berkepentingan dengan pariwisata untuk back-up yang dan  meng-counter  informasi yang tidak jelas itu dari pemberitaan situasi kawah Timbang, dengan menyatakan bahwa obyek wisata Dieng seperti Candi Pandawa Lima Kawah Sikidang dan Telaga Warna aman dikunjungi, kecuali pemberitaan dari media koran ataupun televisi saja yang sifatnya sangat umun tidak spesifik.  Informasi dari yang berkepentingan dengan pariwisata sangat berarti sebagai jaminan keselamatan dan kenyamanan kunjungan ke obyek wisata di Dieng. Singkat kata “informasi apakah Dieng dapat dikunjungi tourist atau tidak sangat diperlukan”

Untuk pemain pariwisata akan berpikiran simple daripada jualan tour beresiko lebih baik  tidak jualan Dieng Plateau Tour, diganti dengan obyek yang sejenis seperti candi Sukuh dan Cetho sama-sama menawarkan pesona alam pegunungan dengan jarak tempuh yang sama akan tetapi dengan kondis jalan yang jauh lebih baik, atau jika ada request akan mengatakan bahwa “Dieng Plateau is close for the tourist  until the next announcement”

5 thoughts on “Informasi Kawah Dieng

  1. panji_hydrogeologis

    Maaf, hati-hati anda dalam menuliskan pendapat hanya demi mementingkan keuntungan parawisata belaka. Indonesia terdiri dari 132 gunungapi aktiv dan sulit untuk menentukan kapan ledakan, bagaimana terjadinya ledakan. material apa saja yg keluar dari kawah gunung api? Bila letusan bersifat strombolian kemungkinan akan tersebar ke segala arah dan sangat berbahaya bagi lokasi sekitarnya. material berupa debu piroklastik(awan panas), gas beracun dan lontaran batu2 dari aktivitas magma akan sangat menimbulkan korban jiwa yang beresiko.. memang harus waspada dlm jarak 10km, bila tidak,, gas beracun yg terhirup manusia akan membunuh hanya dalm hitungan detik,…

  2. Rahman Mduro

    Terima kasih mas Panji, yang tertulis diatas rasanya tidak provokatif, dilihat dari situsi Dieng saat ini, pemain pariwisata ataupun calon tourist kebingungan karena informasi selalu tidak menyebutkan apakah obyek wisata di Dieng dapat dikunjungi atau tidak.. ditutup semua atau tidak, yang di TV kita lihat evakuasi penduduk, apakah dapat kita generalisasikan bahwa seluruh kawasan Dieng itu ditutup ??

    Sampai saat ini kita tidak pernah tahu bahwa jalur Dieng yang berhubungan dengan pariwisata ditutup atau tidak, dan seandainya anda berkecimpung di pariwisata akan bingung dengan pemberitaan seperti sekarang karena persepsi kita seluruh kawasan dataran tinggi dieng itu ditutup, padahal kawasan Dieng sangat luas

  3. Rahman Mduro

    Up date information
    Kawah Sitimbang dengan terletak 15 km dari obyek wisata komplek candi Dieng sehingga kawasan ini masih dianggap aman untuk dikunjungi, tapi ini berasal dari televisi bukan dari instansi resmi …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s