Masa depan tour guide

Ketika terjadi pembicaraan antar teman sampailah pada pembicaraan tentang pekerjaan sebagai tour guide, sampailah pada pada pembicaan yang mengarah kepada , pembahasan materi tentang masa depan  tour guide, seperti pada posting kali ini.

Pekerjaan tour guide adalah perkerjaan yang sangat menyenangkan, akan tetapi sangatlah, tidak pasti bagaimana tidak ketika kita sakit hanya terkena pilek saja harus, berhenti bekerja, karena apabila pekerjaan dilanjutkan akan berkibat fatal, tamu menjadi tidak simpatik, takut ketularan panyakit sehingga menyalahkan travel bironya mengapa membiarkan orang sakit harus bekerja,  sehingga kesempatan untuk mendapatkan uang lepas begitu saja, Tour guide adalah pekerjaan yang menghasilkan banyak uang, namun perlu  diingat bahwa pekerjaan itu hanya berlaku hanya ketika guide masih di fase   masa produktif, namun ketika memasuki masa tua, bagaimana?

Untuk tour guide yang masih dalam masa produktif dimana kemampuan fisik dan psikis masih sangat fit, tour local ataupun overland pun disikat, janganlah bercermin bahwa masa depan tour guide, akan sebagus masa guide yang senior pada saat ini.  Adalah sangat penting bagi tour guide muda dengan jam terbang maksimal 10 tahun, bahwa  guide  yang sekarang dianggap senior yang telah  memiliki rumah dan mobil, mereka pernah mengalami masa kejayaan pariwisata Indonesia antara taun 70-an samapi dengan 90-an, dinama Ambarukmo adalah markas meraka dan segitiga Emas Yogyakarta adalah tambang mas bagi mereka.  Sebulan hanya libur 2 atau 3 hari untuk tidak membawa tamu group, diatas 20 orang.  Tips dan uang komisi begitu melimpah-ruah bak banjir lahar dingin Merapi, guide fee satu jam setara dengan 1 gram emas 24 karat.  Sehingga sangatlah masuk akal apabila dimasa tua mereka sudah memiliki rumah, mobil dan tanah dimana-mana.  Namum perlu diingat pula bahwa pada saat ini dalam usia yang semakin tua, merekapun sedang berusaha mempertahanankan exisitiensinya, dengan berusaha tetap bekerja sebagai tour guide, karena walaupun mereka sudah memiliki semuanaya akan tetapi kebutuhan masa depan akan semakin tinggi  seperti kebutuhan pendidikan anak, biaya kesahatan dan biaya lainnya yang semakin tinggi dari pendapatan.

Jaman telah berubah menjadi jaman yang serba cepat, sehingga tour guide yang mulai terjun di bidang pariwisata sepuluh tahun yang lalu hanya akan mendapatkan cerita  tentang kejayaan tour guide, tidak akan mendapatkan booming pariwisata seperti masa lalu, Kenyataan seperti yang terjadi pada saat ini mendapatkan job sebulan sekali saja sudah bagus, apalagi uang komisi dan tips dari tamu, belum lagi semakin banyak orang yang yang terjun di bisnis pariwisata mulai dari transport, rental mobil, hotel semua menjual tour service ataupun paket wisata, dan dapat diakses dengan mudahnya, sehingga sedikit demi sedikit keperluan akan jasa tour guide sebagai pemandu semakin berkurang, karena obyek wisata juga menyediakan guide local, sehingga akan kelihatan separti saat ini bahwa dalam catatan pemerintah jumlah kunjungan tourist di Yogyakarta meningkat, semakin banyak travel biro yang berdiri dan semakin banyak penerbangan langsung ke Yogyakarta, akan tetapi pada masa seperti ini banyak tour guide di Jogja yang duduk tidak manis karena tidak ada oder.

Belum lagi globalisasi diperlakukan 100% seperti prediksi 10 tahun yang lalu, misalnya dengan datangnya guide-guide atau Tour Leader dari negara asing yang bekerja di Indonesia, tour guide local obyek, seperti di Jogjakarta sudah banyak yang nganggur, apalagi  dengan datangnya tour guide asing yang berkerja di Indonesia ?? Apakah  tidak mengakibatkan  eksistensi tour guide di Jogjakarta semakin terdesak ??

Melihat   masa depan  tour guide yang semakin tidak cemerlang, perlu direnungkan, cara-cara mengantisipasi masa depan  tour guide.  Tour guide tidak boleh  berpangku tangan, berbangga diri bahwa dia selalu dibutuhkan di bidang pariwisata, bahwa dia mampu meminta fee seperti yang dia mau, sehingga lupa bahwa ada masa  depan  akan mengalami masa-masa sulit karena, tour guide semakin lama semakin tidak banyak dibutuhkan lagi di bidang pariwisata karena tuntutan perkembangan jaman.

Masa tua adalah masa depan, tour guide yang ada sekarang, di masa mendatang memang akan tergilas jaman, akan tetapi akan masih ada tour guide yang akan tetap aksis. Ia adalah tour guide yang selalu mengembangkan kemanpuan pribadi mauapun kemampuan bahasanya, tidak saja menerangkan obyek wisata namun ia adalah enterntainer lokal yang sejati. Informasi obyek orang dapat membaca brosur atau video akan tetapi kemampuan tour guide sebagai entertainer adalah nilai jual yang tetap tidak tergantikan karena  sebuah tour akan bernyawa dan akan menjadi menjadi panggung hiburan dengan dekor panggung adalah obyek wisata dan aktor atau  aktrisnya adalah Tour Guide.

2 thoughts on “Masa depan tour guide

  1. iwan

    tour guide di Yogyakarta tidak juga mengalami kesulitan, tergantung dari “kemampuan” masing2 TG, saya hanya perlu berikan usul aja, mbok yo dilarang itu TG dari luar Yogyakarta, seperti di P Bali, mereka melarang yang bukan dari P Bali. saya sendiri sejak thn 1999 langsung membawa sendiri Turis2 lokal ke Luar Negeri ( free lance ), baik itu dalam Group besar / kecil atau FIT 3 orang saja, tentu saya bekerja sama dengan Agent2 di negara ybs, minimal saya harus cari target (pasien/mangsa) 5 x berangkat ke luar neg dalam satu tahun. Tahun 2011 ini, saya sudah membawa 2 grup besar ke luar neg, yaitu ke China(Beijing-Guangzhou), Hong Kong Macau dan Singapura ( NUS Hospital , tentu saja itu tidak mudah untuk mendapatkan kepercayaan dari pihak tamu. Jadi saya harap, bagi Tour Guide yang sdh diatas usia 50 Tahun, tidak usah kawatir dengan kemajuan jaman di bidang Wisata, selama bumi msh berputar, manusia msh perlu jalan2 dan tour guide. Salam Kompak selalu untuk kawan2 Tour Guide Manula. Jln Ireda – Gondomanan – Yogyakarta.

  2. Anto

    Saya mau berwisata kuliner di Jogya dan sekitarnya, untuk itu saya memerlukan pemandu wisata yg faham banget dimana lokasi kuliner khas Jogya yg bukan hanya gudeg tentunya. Pemandu wisata yg saya harapkan, adalah PEMANDU WISATA AMATIRAN SAJA, yg masih kuliah joga boleh. Jenis Kelamin : Wanita Asli Jogya dan Berjilbab, Usia Max : 30 tahun, dan yang penting : HOBI MAKAN. Jika ada yg berminat silahkan, hub saya di : anto1966_lpg@yahoo.co.id # MATUR SEMBAH NUWUN #

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s