Tour Guide Futuristik (2)

Futuristik, berarti berwawasan kedepan. Masih ada kaitanya dengan statement sdr.ketua hpi diy , mas andi , dengan repositioning tour guide. Selama ini,yang menjadi masalah adalah perlakuan dari user, misal Asita yang tidak akomodatif. Ok, bagi segelintir orang, mungkin tidak masalah, karena dia bertarif tinggi, aku ikut senang, ada guide bertarif tinggi. Karena muara dari semua pekerjaan adalah rezeki, that`s all about money. Tetapi tidak banyak teman teman yang bisa mengaplikasikan fee sangat tinggi. Dan saya juga khawatir, frekwensi fee tinggi juga tidak akan sering, occossionally, mungkin iya. Saya kira semua kawan kawan juga pernah mendapat fee tinggi, bahkan super tinggi. Kalau kemudian, ada kawan yang pinter ngutak atik suatu equipment, dan diterima oleh dunia international, dalam hal ini adalah SEO ( searching engine optimazation ), yang di provide oleh Google, dan Yahoo, Alta Vista dll. Dan sangat luar biasa, coba kawan kawan membuka Google, dengan keywords, apapun yang berhubungan dengan tour di jogja atau java bali sekalipun, seperti misal : tour to java atau tour to borobudur , atau bromo tour, atau cruise ship ground handling, dll, tentu di halaman utama yang bercokol adalah situs situs milik kawan-kawan hebat itu.

Disinilah, maka sah-sah saja kawan-kawan itu menyebut dirinya futuristik. Istilah ini, berarti juga seseorang tour guide, yang sudah bisa membaca selera pasar ! Bahwa suatu saat tamu akan melakukan kontak langsung, suatu bentuk efisiensi dan efektivitas, untuk mendapat harga yang affordable dan service yang excellent. Dia / tour guide itu, tidak mewakili kapitalis, mereka masih mewakili guide, sehingga, sebelum hpi menerapkan fee standart 250.000, 3 tahun lalu pun, kami pelaku wisata dengan cara ini, sudah membayar dgn nominal yang baru di rekomendasikan oleh musda 2009 (2 tahun lalu). Padahal sampai hari ini, masih banyak juga biro/Asita yang membayar di bawah angka itu ! Fee tanpa diskriminasi , mau guide bahasa arab, bahasa korea,bahasa indonesia pun, mereka akan dihargai sama..

Trend wisata tamu, bagaimana, dst, sudah terprediksikan oleh kawan kawan itu., mereka sangat rajin menyebar questionaire,  kepada tamu, untuk mengetahui selera pasar. Dan mereka juga melakukan survey dan observasi di semua destinasi wisata , baik di java maupun luar java. Pun, mereka bukan orang orang serakah yang mau memonopoli semua unit usaha sendiri. Mereka selalu berbagi, dengan semua elemen, tak terkecuali hpi sendiri. Mereka adalah juga anggota hpi. Perlu dicatat, masih berlisensi valid, sehingga, hpi , anggota hpi yang memberi order kepada anggotanya sendiri. Mereka boleh menyebut futuristik, karena biro Asita yang lebih kredible, masih terlelap dalam tidurnya, mereka juga laskar-laskar yang efisien. Tidak perlu membuang ribuan dollar untuk promosi ke luar negeri. Tetapi hanya duduk manis di rumah, bisa menyebar virus, agar tamu / grup berkenan datang, semua promosi dilakukan dgn sangat up to date, sangat inovatif dan sangat menarik,lewat brosur brosur dan testimoni digital. Mereka diakui di 5 benua. Coba kita sebut nama di bawah ini : Panorama atau Ayu mandiri, tidak bermaksud meremehkan mereka, tetapi mereka saat ini adalah raksasa biro perjalanan di tanah Java. Keperkasaan mereka hanya diketahui di forum expo atau travel mart. Tetapi di pelosok afrika, atau di belantara amazone, atau di pinggir pantai mediterania, nama mereka tidak akan terdengar. Sementara , tamu / calon tamu yang sudah jauh melek teknologi, dengan hp di tangan, akan mengakses wifi di manapun, atau nir kable koneksi internet lainnya, dengan satu key word: tour to java ataupun visit bromo, maka yang muncul adalah kawan akwan itu, kemudian akan terjadi korespondensi yang efektif, dan di follow up dengan transaksi bisnis tours, dan datanglah tamu tamu itu.

Dan kami selalu berbagi, mengingat banyak nya frekwensi tamu. Di seantero java dan luar java, kami sudah memiliki net work yang solid. Dan kebanyakan dari kawan kawan network itu, juga adalah guide guide seperti kawan kawan di jogja. Singkat kata, semua konsep futuristik ini, bermuara kepada tujuan kesejahteraan. Dan prestasi mereka sangat luar biasa. Grup dari kampus ternama universitas di california, perusahaan asuransi di Moscow,  group  62 yang menginap di Sheraton awal Januari lalu, juga Oktober lalu, grup business diwakili kementrian pertanian Thailand, juga lebih memilih mereka daripada biro konvesional. Bahkan, si pelaku tidak perlu bertemu dengan konsumen, karena semua sudah dikerjakan oleh sistem yang mereka konsep   jauh jauh hari,  pada saat kawan kawan lainnya masih sibuk demo kenaikan fee, dari 3.500 menjadi 5000, di tahun 1994 lalu.

Begitulah, kami hanya ingin mengajak kawan kawan memanfaatkan kesempatan yang ada. Semua memang akan menjadi pilihan masing masing. Tetapi, berbuat sesuatu,untuk perbaikan kesejahteraan,adalah sebuah keniscayaan. Apakah kawan kawan yang mendekati kepala 5 , seperti usia saya, masih akan terus produktif naik candi borobudur atau mendaki Gunung Ijen ? Kalau itu bisa kita pikirkan, berarti kita berpikiran ke depan, untuk membuat sistem yang tetap akan membuat kita beraktivitas sebagai tour guide, di belakang layar, masih  tetap menikmati rezeki yang mengalir ke tanah Java, maka itulah yang kawan maksud sbg bentuk futuristikasi perjalanan seorang tour guide.

Sekali lagi, itu versi kami, dan konsep ini, tanpa banyak bicara, wawasan dan wacana , sudah banyak mensejahterakan kawan kawan hpi. Sekecil apapun, diakui atau tidak eksistensi kami sudah menginternasional!!!!!! Dan kami akan terus berkarya , dan berkarya , untuk kesejahteraan kawan kawan anggota hpi juga wassalam.

Baca artikel yang berkaitan dengan posting diatas, klik disini.

Note: Tulisan ini hanya untuk kalangan terbatas, tidak dapat dipertanggung jawabkan secara akademis