Hanganya kok mahal…!!

Seorang teman mengatakan bahwa ia baru dapat telpon dari sesorang  Indonesia yang akan berkunjung ke Yogyakarta yang menelpon dari airport Jakarta untuk  meminta informasi harga sewa sebuah Toyota Innova untuk dipakai tour keliling Yogyakarta untuk 6 orang.

“Saya lihat diinternet , mau tanya sewa inova satu hari untuk 6 orang harganya berapa??” jawab teman “ Toyota Innova satu hari harganya harganya sewanya adalah RP 600.0000 termasuk BBM dan driver !! , “Ah mahal pak, bukannya Rp 300.000 perhari ?? “, “Oh ya bu kami ada Innova seharga tersebut tapi mohon maaf tidak ada rodanya, tapi kalau Innova yang dapat berjalan normal tidak kita tidak pernah menyewakan RP 300.000/perhari, sebaiknya ibu tidak perlu sewa Innova di tempat kita karena hargananya mahal…”

Dari potongan dialog tersebut diatas kita dapat menyimpulkan bahwa:
Dari pembicaraan tersebut diatas dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa sang penelepon hanya mencari harga yang murah… sebuah sikap yang keliru untuk wisatawan nasantara untuk mengunjungi sebuah objek wisata di negeri sendiri. Dengan uang RP 300.000 hanya 1x makan untuk 6 orang di Jakarta.

Seperti biasanya ciri khas orang Indonesia yang akan berkunjung ke suatu tujuan wisata adalah tidak ingin membelajakan uangnya, karena dianggap harga service di daerah tujuan wisata tersebut lebih rendah dari di Jakarta, padahal di daerah harga beli mobil lebih mahal, bensin di daerah kadang  lebih mahal. Keinginan untuk menekan harga lebih murah, dapat diartikan sebagai keinginan untuk tidak memberi keuntungan kepada penyedia layanan adalah  sikap yang dapat disamakan dengan sikap penjajah……

Konsep pariwisata adalah jual-beli  jasa, dan dari kedua transaksi tersebut sang turis puas mendapatkan pelayanan dan penyedia jasa yang merupakan orang lokal akan mendapatkan keuntungan, akan tetapi sikap yang diambil sang penelepon tidak memberikan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan pada penyedia jasa pariwisata, sang ibu enak-enak naik Innova, yang punya Innova tidak mendapatkan ROI ( Returen of Investment).

Seperti sikap kebanyakan wisatawan domestik lainya, tidak terlalu banyak mendatangkan manfaat bagi pelaku pariwisata lokal seperti hotel, tour guide dan transport. Keinginan mendapatkan pelayanan yang maksimal, dengan meminta harga promosi, diskon, dan potongan hari raya atau apapun bujukan agar mendapatkan harga yang rendah, akan menjadi prinsip calon wisatawan… akan tapi hal seperti itu hanya berlaku di negeri sendiri…… !

Di negara sendiri pelit akan tetapi  ketika di negara  orang,  orang Indonesia .. terkenal sebagai turis yang senang  uang dihambur-hamburkan untuk beli souvenir, baju ini dan itu yang tidak ada gunanya.. apapun dibeli.. dan tidak pernah ngomong mahal……..!

2 thoughts on “Hanganya kok mahal…!!

  1. amor

    haha, ibu itu lucu alias lulut tur culun.. mgkin penulis cerita juga mengada-ada..
    po tumon harga sewa 1 Innova Rp 300.000,- dab
    itu bukan innova kali

    harga2 jkt emang murah semurah di jogja
    juga di bali…hehe lucu
    Lulut dan Culun

    selamat berwisata ke Carita aja bu?

  2. Eric

    Niat piknik kok golek gratisan. wiasat itu jane berbagi bukan hanya beli barang semurah murahnya kaya di Supermarket saja…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s