Berkah Pasir Merapi

Berkah aktivitas Merapi 2010 sungguh mencengangkan bersanding dengan penderitaan dan ujian kesabaran. Erupsi besar sejak 26 November itu telah mengeluarkan lava dan lahar efeknya mematikan, abu panas 400an derajat menggumpal tebal bergulung-gulung mengandung pyroclastic sehingga warga menyebut karakter erupsinya‘wedhus gembel’. Namun erupsi Merapi membuat endapan tanah kelak sesudahnya menjadi amat subur menghidupi penduduk, melahirkan peluang lava tour dan berkah butiran material pasir terbaik di dunia dalam jumlah fastastik dan merupakan bahan material bangunan kwalitas nomer satu paling diburu Toko-toko Penjual Bahan Bangunan.

Tujuh bukit sekitar puncak gunung kini rata dipenuhi pasir vulkanik. Dari 12 Sungai yang mengalirkan lahar Merapi, erupsi kali ini membuat Sungai Gendol dan Boyong yang berkedalaman 3-5 meter jadi penuh tumpahan material pasir. Total volume pasir yang dimuntahkan sejumlah 140 juta M3. Jika diperkirakan per-M3 sesuai harga pasar sekarang maka erupsi kali ini, menurut sebuah sumber melahirkan keuntungan bagi penduduk sepanjang Kali yang dilewati mencapai nilai Rp 7 Triliun, subhanallah.. Inikah nikmat di balik anugrah bersahabat dengan aktivitas Merapi..

Kian jauh aliran material pasir Merapi mengalir, berarti kualitas pasirnya kian bagus, otomatis harga jual jadi lebih mahal. Tumpukan material vulcanik Sungai Gendol di hulu atas mengalir ke Cangkringan terus menuju hilir Kali Opak di bawah hingga wilayah Prambanan, di Klaten dst..Sedangkan aliran pasir Sungai Boyong bergerak ke arah Kali Code dan menumpuk di selatan. Warga sepanjang kali 12 Kelurahan se-Kotamadya misalnya siaga memantau ketinggian lumpur, berjibaku mengeruk endapan dan meninggikan bantaran Code dengan karung berisi pasir dilengkapi tiga buah back-hoe, tak sedikit pula yang menambang dadakan untuk penghasilan mereka.

Di daerah Surokarsan selatan Jembatan Sayidan Kota Yogyakarta, usai masa kerja bakti warga bekerjasama dengan Pengusaha Material Bangunan menambang pasir Merapi. Kendaraan truk besar berjejer dan bergantian keluar masuk membawa material pasir. Hingga hari Rabu 24/11 seorang Pengurus Rukun Warga mengatakan telah berhasil menambang 20 truk dan sebelumnya 25 truk berisi pasir hingga total sejumlah 45 truk mereka peroleh. Lebih ke selatan lagi ke wilayah Bantul, tak sedikit pula warga memiliki penghasilan tambahan dari menambang pasir kiriman Merapi.

Jika saja gedung-gedung tinggi kota-kota seperti Jakarta tak lagi mendapatkan material pasir Merapi, pasti kualitas bangunan tak sekokoh yang diharapkan. Jika saja penghuni tiap kantor mengetahui, bahwa material gedung berasal dari pasir Gunung Merapi, penderitaan paska erupsi 2010 akan dibayar dengan jalinan tali rahim kemanusiaan, seperti Semangat Rakyat Jogja memulihkan kondisi paska bencana yang mulai berlalu. Bahwa butiran pasir itu bagai alunan harapan masa depan kehidupan yang asri bersama warga lereng Merapi.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s