Leher Merah VS Anak Orang Indian

Pembentukan Negara serikat yang bernama USA , United Stated of Amerika,melalui proses panjang .Diawali dengan Negara bagian yang berjumlah 10 , kemudian 12 , 20 , 30 hingga akhirnya 50.

Ke-50 negara bagian tersebut terbentang dari pantai barat sampai pantai timur ,dgn panjang 8.000 km , jarak yang membentang ini,membagi wilayah USA menjadi 4 ( empat ) bagian waktu, dengan kata lain, panjang kontinen,dari pantai Timur ke pantai Barat,sedikit lebih panjang disbanding panjang Negara kita , dari Sabang sampai ke Merauke (yang membagi wilayahnya menjadi 3 wilayah waktu ).Dengan menembus hamparan padang pasir di Texas,dan hutan pinus berjuta hektar,dari Utara ke selatan,dan dari tenggara ke barat laut, dari barat daya ke timur laut,itulah bentuk negara serikat yang kita saksikan saat ini.Tidak terlalu sulit berkendara dari pesisir satu di Atlantik sampai pesisir yang satunya lagi dgn pantai di samudera Pasifik, cukup dengan berkendara 72 jam,luar biasa , cukup dgn 3 hari,karena seluruh pelosok USA dihubungkan dgn hi way yang sangat modern! Ya perjalanan cross country yang sangat mengesankan.VS melakukan 2 kali perjalanan dgn route yang berbeda, pertama tama seorang diri , dan yang ke-2 ,kami lakukan bareng bareng dgn mengggunakan mobil SUV yang lebih besar. Bisa dibandingkan dgn infra struktur kita , Sabang Merauke , yang notabene sedikit lebih pendek dari bentangan jarak coast to coast di USA , berapa hari kira kira kita perlukan menyeberangi kawasan ini ? 72 jam, barangkali baru cukup melintas pantai timur Sumatera plus beberapa bagian wilayah pulau Jawa , dgn kata lain kurang lebih 1/3 dari bentangan jarak Sabang ke Merauke.

Tidak banyak Negara di dunia ini,yang memiliki pantai di 2 sisi samudra luas, samudra Pasifik dan Samudra Atlantik.

Negara bernama USA ini,semakin luas dengan bertambahnya satu state yang melengkapi jumlah menjadi 50,yaitu Alaska.

Alaska yang kaya minyak dan ikan salmon,memiliki wilayah lebih luas dari seluruh pulau Kalimantan. Awalnya ,Alaska masuk wilayah Rusia,barangkali karena Rusia sudah terlalu luas,daripada nganggur tidak produktif,di jual lah wilayah super kaya minyak itu ke tetangganya, dgn nilai 7,2 juta dollar ( kurang lebih setara dgn Rp.65 milyar sekarang ini, hanya 2 kali tabungan Gayus van kancil Tambunan ) pada tanggal 30 Maret 1867 , kurang lebih 85 tahun setelah Amerika Serikat memerdekakan diri.

Satu dari ke-50 negara bagian tersebut,berada nun jauh dari pusat pemerintahan di Washington, bahkan diperlukann waktu 10 jam dgn pesawat jet. Negara bagian tersebut bernama HAWAII , yang berada di tengah samudera Pasifik.beberapa pulau kecil ,seperti Samoa,Micronesia dan GUAM, menjadi bagian dari state di luar kontinen utama, Hawaii ini.Negara serikat ini,menempatkan pusat pemerintahan awalnya di kota Philapeldhia, sebelum dipindahkan ke Washington DC ( District of Columbia ) saat ini,sedangkan kota terbesar yang menjadi ibukota businessnya, mereka percayakan di kota New York di sisi sebelah timur ,dan kota Los Angeles di sisi pesisir sebelah barat,plus satu kota di tengah di antara dua sisi pesisir tadi,nama kota dagang itu adalah Chicago,yang berhiaskan danau yang indah .

Seperti halnya negeri Belanda,yang juga membagi pusat keramaiannya menjadi 2 kota ( Amsterdam sbg pusat perniagaan , dan Den Haag sebagai pusat pemerintahan ), ya hanya kita di Indonesia,yang membebankan 2 fungsi ini di satu kota yang makin semrawut, Jakarta ( pusat business sekaligus pusat pemerintahan).

Di setiap Negara bagianpun,system ini selalu diaplikasikan, kota terbesar dan terpadat penduduknya di Negara bagian Florida,yaitu kota MIAMI ternyata bukan ibukota Negara bagian tersebut. Florida ber ibukota di TALLAHASSE , nun jauh di utara ,sedangkan Miami berada di sudut selatan.

Begitu juga negara bagian Alabama, kota terbesarnya dipinjamkan dari satu nama kota di Inggris,bernama BIRMINGHAM, sementara ibu kota pemerintahan berada di Montgomery.

Begitu juga dgn negara bagian California(wilayah California,kurang lebih seluas seantero pulau Sumatera ), menjadikan SACRAMENTO sbg ibukota pemerintahan,sementara kota terbesar di bibir pantai, Los Angeles adalah kota dagang paling penting di pantai barat,didampingi kota kota besar lainnya ( yang berukuran lebih kecil dari L A , yaitu : San Fransisco,Seattle,San Diego dan San Pedro.

Penghuni asli benua Amerika Utara ( Kanada, Alaska , USA , Mexico ) maupun benua Amerika tengah dan juga Amerika Selatan,adalah bangsa INDIAN yang memiliki warna kulit merah.

Nama nama kota di seantero USA , selalu saja meminjam nama kota di Eropa ( seperti St.petersburg = yang asli berada di Leningrad , sbg nama baru ibukota tua Rusia ) , ataupun kota bernama ATHEN yang asli berada di YUNANI , negitu juga dgn HARLEM di dekat new York, kota yg asli memiliki nama yang sama berada di propinsi NOORD HOLLAND ( 1 jam naik mobil ke arah utara dari Amsterdam ) , ataupun BIRMINGHAM ( aslinya di dekat London, di USA kita temukan nama kota ini di negara bagian Alabama ).

Kurang lebih sama dgn di pulau kita tercinta , JAVA .

Di Jakarta ada kota DEPOK ( di Jogja jiga ada , anakku Alvin dulu alamat SD nya di Jalan Seturan no 15 A DEPOK – SLEMAN ).

Kantor atau percetakan koran tertua di Indonesia yang berjudul KR = Kedaulatan rakyat , koran lokal yang barangkali Cuma 3 atau 4 kali setahun VS baca , karena VS lebih klop menyantap Kompas ataupun Jawa Pos , disamping Jakarta Post , menemani sarapan VS , ketimbang koran tertua KR ) , nah kantor KR bedara di daerah Grogol – Kalasan ( di Jakarta juga ada Grogol )

Selain dgn nama nama kota di Eropa, jenis nama yang lain, adalah dgn masih tetap mempertahankan nama asli sejak awal pembentukan negara USA , yaitu dgn menggunakan nama nama Indian.

Masih cukup banyak seperti : TUSCON , lalu juga danau OKECHOBBEE di Florida , kota TUSCALOSA di Alabama , begitu juga nama negara bagian OHIO , nota kecil PENSACOLA juga di bagian utara negara bagian Florida , CINCINHATI ( juga di negara bagian ohio ) , Wyoming kun jauh di utara yg hampir selalu bersalju ,

Ada juga satu county kecil di dekat Arizona, bernama : CIHUA HUA , kemudian suatu kota di pertemuan ( junction ) dua high way menyilang dan membujur ( nama jalan tol di Usa menggunakan nomer , nomer gasal adalah jalan tol yang melintas dari Utara ke Selatan , dan nomer genap adalah jalan yang melintas dari Barat ke Timur , dan ada belasan ruas jalan negara ( interstate high way ) dari utara selatan, juga ada belasan yang melintas barat ke timur , dan ada 2 yang menyilang ( barat daya ke timur laut , dan tenggara ke barat laut ) , masing masing ruas memilik panjang antara 5000 – 8000 km !!

Disamping jalan negara / federal interstate high way, masih ada juga jalan yang menjadi tanggung jawab masing masing negara bagian ( state high way ) , itupun ada belasan di masing masing negara bagian , dikalikan 50 negara bagian , jadi total berapa km ( mereka menggunakan satuan MILE , satu mile setara dgn 1,7 km ) , ruas jalan tol di USA ?

Menurut hitungan VS , lebih panjang dari jarak bumi ke bulan !! luar biasa.

Nah, VS belakangan baru tahu, bahwa kata JCT , adalah kepanjangan dari JUNCTION ( pertemuan dua jalan tol , yang membujur dan menyilang suatu ketika pasti akan ketemu )

Pertemuan interstate 85 dan 75 terjadi di kota ATLANTA , sedangkan pertemuan 75 dan 26 terjadi di suatu kota yang masih menggunakan nama indian : CHATTANOOGA ( di negara bagian Tennesse ).

Pertemuan dua high way lainnya : highway 95 dan 85 akan kita temukan di kota ORLANDO ( di Florida ).

Bisa dipastikan kota yang dilewati junction tadi, pasti lebih ramai dari kota lainnya.

Kita sudah sering makan ayam goreng ala KFC , ternyata founder ayam tersebut tidak berasal dari negara bagian Kentucky, semumur umur VS melintas Kentucky so many times, kok gak pernah ketemu peternakan ayam partai besar !!

Di Kentucky juga ada kota dgn nama indian : PADUCAH !

Karena ulah orang Eropalah,bangsa kulit putih,mereka tercerai berai,terdampar di berbagai reservasi orang Indian.

Kedatangan Si Kulit Putih diawali dgn prestasi Christopher Columbus, menemukan benua Amerika Utara , kedatangan Columbus untuk pertama kalinya 700 tahun silam,selalu diperingati setiap tahunnya,dgn nama Columbus day. Dan nama Columbus juga diabadikan sbg nama kota di beberapa negara bagian, yang VS ketahui , diantaranaya ibukota negara bagian OHIO , juga kota kecil di utara markas sekolah infantri Ft.Bening, di negara bagian Georgia,dan ibukota Karolina Selatan,yang ebrnama Columbia.

Sebagai bangsa pendatang,awalnya bangsa kulit putih bermata pencaharian utama sbg petani dan peternak.

Tentu diperlukan kepemilikan lahan yang luas untuk memulai usaha ini.Sehingga pada akhirnya mereka juga memiliki ratusan bahkan ribuan ternak,yang untuk menggiring ternak ternak tersebut ke padang rumput,mereka perlu mengendarai kuda tunggang.

Dalam perkembangan dewasa ini,Petani ortodoks yang berkulit putih ini,karena merasa sukses,menundukkan pemilik asli benua Amerika Utara,mereka merasa sbg pemegang monopoli tunggal atas benua Amerika Utara,sehingga mereka sangat membenci bangsa pendatang lain,utamanya yang memiliki kulit berwarna lain, seperti kulit kuning ( bangsa oriental / asia ) , kulit hitam ( bangsa Afrika ) dan kulit merah sang indian sendiri.

Mereka masih senang bertahan dan menetap di pelosok pelosok seantero Amerika Utara,pelosok dalam artian jauh jarak mereka dari bibir pantai,seperti Nebraska, Wyoming , Utah , Oklahoma , Ohio , Missouri , Dakota , dll.

Istilah khusus untuk menamakan mereka adalah : R E D N E C K , kurang jelas mengapa nama Leher Merah yang dipilih.

Sekitar 200 an tahun yang lalu,bangsa kulit putih masih harus berperang melawan pemilik asli benua Amerika Utara, bangsa yang mereka menyebutnya dgn kekeliruan di awal sejarah, Indian !

Bangsa kulit putih lainnya, Belanda,mengikuti arus kelirumologi ini,dgn bangga Belanda merasa memiliki 2 koloni di jarak barat – timur yang lebih jauh , yaitu Hindia Timur ( yang dimaksud adalah kepulauan Nusantara),dan Hindia Barat ( yang dimaksud adalah beberapa pulau kecil di lautan Karibia ).

Tidak di USA ,tidak juga di Republik tercinta,beberapa hal yang membuat penguasa malu,akan ditutupi dgn kebohongan publik yang sangat terintegrasi.

Suatu ketika,penguasa yang diwakili oleh Angkatan Darat mereka ( US ARMY ),merasa frustasi,setelah berpuluh puluh tahun mereka gagal menangkap gerilyawan indian dari suku APACHE. Ratusan bahkan ribuan TROOPS dikirim ke berbagai medan tempur sulit di pegunungan.

Hingga dengan perburuan yang membabi buta,tanpa mengenal lelah,didukung oleh mesiu yang lebih modern dibanding senjata tradisional milik para Apache, toh pihak US ARMY masih kewalahan melawan gerilyawan Apache yang dipimpin oleh warrior pemberani Apache bernama Geronimo !

Barangkali sebanding dgn tingkat kesulitan VOC menemukan gerilyawan berdarah biru di Jogja ,yang bernama DIPONEGORO !

Perang akbar di pulau Jawa yang terpaksa terjadi,dgn pemicu ditabraknya makam leluhur sang Pangeran di Tegal Rejo untuk kepentingan infra struktur penting, jalur Kereta Api trans Jawa. Infra struktur yang sampai saat ini masih dipakai oleh generasi kita dewasa ini.,yang membuat Pangeran sangat marah sbg akumulasi ketidak puasan pangeran hebat ini atas pandudukan Orang Aisng di tanah leluhurnya.

Perlakuan ala Tangan Besi,termasuk menginjak injak makam leluhur sang Pangeran,barangkali memang harus dilakukan demi terpenuhinya kebutuhan dasar yang sudah dipikirkan oleh sang kolonial mewakili VOC, hampir 200 tahun lalu ( sebelum 1825 ), Satu hal yang dgn bermacam pendekatan persusif pun, belum kita lakukan saat ini,sehingga tersambungnya jalan tol trans jawa hanya sampai pada batas perencanaan! Walaupun setelah 200 tahun waktu itu berlalu,belum ada perkembangan signifikan melampaui prestasi VOC menyambung pelosok seantero pulau Jawa dgn fasilitas jalan Kerata Api.

Ya kita selalu saja terlambat menyikapi tuntutan perkembangan jaman ini,sehingga kemacetan total tidak hanya ditemukan di Tanah Abang ataupun Jalan Thamrin,tetapi juga di setiap memasuki kota kecil dgn pembenaran kampungan yang sulit diterima akal waras : PASAR TUMPAH dan ANGKOT yang memblokir jalan protokol.

Semua permasalahan selalu bisa diuraikan akar penyebabnya .

Mengapa ANGKOT harus memblokir jalan protokol?

Jawabnya adalah : menanunggu penumpang.

Kalau hanya ada 1 atau 2 Angkot , OK , bisa kita terima realita ini, tetapi yang kita lihat adalah puluhan bahkan kadang ratusan Angkot yang membuat kendaraan lain harus terhalang !

Kalau misal hanya ada 15 atau 25 angkot yang melayani kota kecil seperti Cipanas, barangkali tidak akan terjadi blokir jalan raya karena alasan menunggu penumpang.Angkot angkot itu akan smooth menunaikan tugasnya, sekali lagi tanpa harus menunggu!

Pertanyaannya adalah : terlalu banyak angkot yang beroperasi di Cipanas,dekat istana presiden .

Mengapa bisa ditemukan terlalu banyak angkot di kota sekecil itu? Jawabnya adalah ; karena mereka diberi ijin operasional oleh penguasa yang bersangkutan !

Ya, begitu kita mengurai permasalahan.

Tidak terlalu banyak kepentingan yang terlibat : pengusaha transport + penguasa ( dinas perhubungan ), Hanya 2 kepentingan tersebut penyebabnya !

Apapun permasalahan yang timbul, VS berpendapat bahwa pemimpin yang amanah adalah muara dari semua solusi!

Pedagang kaki lima di kanan kiri jalan protocol sudah menyita ¼ dari lebar jalan!

Tindakan penertiban ataupun relokasi harus ditegakkan, apapun penghalangnya.

Kalau mereka yang mengaku KAUM PAPA ( kelompok PKL tadi ), mendeklarasikan bahwa mereka di zolimi penguasa ( SATPOL PP misal ) , coba kita kembalikan asal muasal penertiban itu.

Mereka berdagang di jalanan, dan menghalangi orang mau lewat ! Siapa yang zolim sebetulnya ?

Dua hal diatas ( Angkot dan PKL ) adalah penyebab semrawutnya arus lalu lintas.

Dan mereka juga penyebab ribuan orang yang melintas tiap hari,kehilangan waktu , benda abstrak yang sulit dibeli dgn nominal berapapun.

Hal hal kecil semacam inilah yang membuat bangsa kita semakin terbenam di dasar ketotolan yang sempurna !

Merokok adalah tindakan bodoh, apapun alsannya.

Membuang puntung rokok di closet toilet ataupun di urinoir, adalah penyempurnaan dari kebodohan !

Kembali ke bangsa berkulit merah Indian !

Konon dengan pembantaian mirip etnis cleansing di kasus yang heboh hampir 10 tahun lalu di Sampit, bangsa pemilik benua Amerika Utara,suku Indian, menjadi kaum minoritas, sehingga dilaporkan oleh info intelejen US ARMY hanya terdapat 35 ( tiga puluh lima ) jiwa Apache yg tersisa.

Menumpas 35 jiwa,yang tidak juga tertuntaskan, hingga kemudian ditambahlah jumlah pasukan Kavaleri US Army,tidak tanggung tanggung satu brigade dibawah pimpinan seorang brigader Jendral ( bernama Charles Mile ).

Kehadiran pasukan tambahan belum juga mendatangkan kemajuan yang berarti, Sang APACHE masih juga berjaya di gunung gunung tandus di pedalaman benua itu.

Hingga kemudian dibentuklah PASUKAN PENGINTAI yang mereka rekrut dari suku inidan yang lainnya, persis teknik adu domba ala VOC.

Dalam kasus ini, VS cenderung berpendapat,bukan salah kolonialis mempraktekkan cara cara adu domba seperti ini, VS lebih suka mengatakan salah mereka sendiri yang mau maunya di adu domba !

Praktek culas yang masih saja terjadi dewasa ini, membenturkan kekuatan akar rumput untuk mendulang suara ( Pilkadal ) ,sehingga anak bangsa yang papa ini,selalu saja tambah tercabik cabik mewakili warna partai yang mereka yakini( baik secara ideologis buta maupun sekedar euphoria).

Betapa payah mereka yang mewakili arus akar rumput,sementara yang mewakili mereka di lembaga legistalif,dgn sangat gampang berganti warna,demi kepentingan lambung dan usus mereka.Sehingga berlumuran darah si akar rumput membela partainya,di pucuk pimpinan,mereka dikempongi elite partai yang sangat menyukai olahraga lompat tali,pindah sana ,pindah sini!

VS sangat paham perilaku ini, ideologi semu yang digembar gemborkan di setiap waktu.

Disamping perang fisik yang terjadi di perbukitan,gurun tandus dan gunung gunung yang sangat sulit menjangkaunya, perang juga sesekali dihiasi negosiasi.

Seorang perwira diutus untuk misi ini,misi yang sangat rahasia.

Tawaran menarik , APACHE dipaksa menyerah tanpa syarat untuk mengkhiri perang puluhan tahun yang sangat melelahkan kedua pihak, dgn iming iming : Seluruh anggota keluaraga suku APACHE akan di relokasi menuju Floroda, wow, negara bagian tropis yang tidak mengenal musim dingin, plus 16 HA ( hektar ) lahan subur di Florida, ditambah 2 ekor kuda setiap KK suku APACHE .

Tawaran yang sayang sekali ditolak mentah mentah oleh pemimpin apache , si legendaris GERONIMO !

Satu brigade melawan 35 anak buah Geronimo ! sangat tidak sebanding !

Tapi itulah perang , begitu juga dgn VOC yang gagah, sulit bahkan gagal mengalahkan perlawanan Diponegoro, perang 5 tahun ( 1825- 1830) yang memporak porandakan kondisi financial VOC ).

Kemudian ditempuhlah cara lain : negosiasi !

Pengeran Diponegoro diundang untuk berunding di Magelang. Dan saat itulah, VOC baru mampu menangkap sang Pengeran.

Mampukan US ARMY menangkap Geronimo dan 35 pasukan perangnya?

Pada akhirnya ; YA ! dgn sekali lagi : tipu muslihat dan bujuk rayu.

Satu noda yang mewarnai sejarah perjalanan tentara kulit putih di pedalaman benua Amerika.Hal memalukan yang harus mereka tutupi lewat prestasi gemilang lainnya.

Sama halnya dgn perayaan salah satu korps elite kita , disayembarakan hadiah bagi pemenang renang melintas selat Sunda.

Jarak 30 an km dari merak ke Bakauheni, terpakasa dimenangkan oleh BELIAU yang 100% bukan anggota korps elite dimaksud, tetapi hanyalah seorang mahasiswa FKOP di di kota X !

Tetapi untuk menutup aib,diberikanlah sejumlah uang untuk menutup mulut si pemenang sejati lomba renang ini ! dan mendeklarasikan pemenang gadungan dari kalangan korps dimaksud !

Geronimo tidak hanya hebat di medan perang, tetapi juga sangat bijak menyikapi perkembangan perang yang tidak menguntungkan sukunya.

Pada akhirnya, diterimalah tawaran damai dgn penguasa pendatang. Walau akhirnya Geronimo dan pengikutnya harus terpaksa kecewa, karena janji di awal negosiasi tidak pernah dipenuhi Penguasa.

Nasib suku Indian sekarang ini, mengalami metamorfosis dari generasi ke generasi.

Tetapi VS lebih suka mengatakannya sbg tindakan meneruskan etnis cleansing dgn cara yang lebih manusiawi.

Bagaima hal itu bisa terjadi?

Semua orang indian dari berbagai suku, seperti Apache , Cherokee , Aztez , maya , Sioux , dll ditempatkan di suatu lokasi di seantero negeri.

Tempat tempat itu dinamakan INDIAN RESERVATION , Anak anak orang Indian, juga tidak diharuskan sekolah. Mereka disupply dgn segala macam kebutuhan logistik, dan tentu di era modern ini,mereka tidak hanya berkendara kuda tunggang berkaki 4 , tetapi betul betul sudah bermetamorfosa dgn kuda besi merk lokal ( GMC , Ford , Lincoln , Old Mobile , Chyssler , Cadillac , Mercure , Chevrolet,dll ( maupun merk import ( Japan , Eropa , maupun Korea ).

Mereka juga memiliki wakil di senat maupun Konggres, untuk menyuarakan aspirasi mereka.Tetapi saat ini,sepertinya mereka tidak mempunyai ambisi dan aspirasi apapun. Mengapa ? Ya , karena mereka sudah cukup mafhum, dan ternina bobok oleh rekayasa penguasa dari generasi ke generasi. Ditampung di suatu tempat , segala macam kebutuhan fisik dipenuhi dgn sangat sejahtera,plus di suplai minuman beralkohol yang tambah membuat mereka malas dan melupakan masa depan!

Sehingga sebetulnya , mereka dibunuh dgn cara perlahan, sangat manusiawi.

Orang indian sampai saat ini, masih menggunakan nama nama indah, nama nama yang selalu dijadikan sebutan untuk anak anak tercinta mereka, setelah melihat suatu kejadian yang menyertai kelahiran anak anak mereka.

Apabila mereka melihat burung garuda berwarna hitam, dan tak lama kemudian anak tercinta mereka lahir, maka kelak sang anak akan dinamakan : GARUDA HITAM.

Begitu juga apabila , proses kelahiran anak mereka didahului dgn peristiwa terbang rendahnya seekor Elang bermata biru, maka kelak nama anaknya adalah : ELANG BIRU.

Sehingga akan selalau terjadi percakapan menarik dibawah ini :

Selamat siang paman Rajawali Hitam !! apa kabar?

Oh, halo selamat siang keponakanku, Kucing belang ! darimana saja kamu ? lama tak bersua !

Sang keponakan melanjutkan percakapanya : Dimana Bibi Kijang Bertanduk, paman Rajawali Hitam ?

” Oh , bibi Kijang bertanduk sedang arisan bersama kawan lamanya , si Rusa Pincang !”

Lalu bagaimana dgn kabar kakek kesayanganku, Dimana beliau si Awan Berarak ?

Begitulah, jadi nama selalu diambilkan pada peristiwa penting yang terjadi saat ibu ibu Indian melahirkan anak anak tercinta mereka !

Awan Berarak, tentu awan yang ber arak arak menyertai kelahiran anak dgn nama yang sama , begitu juga ANGIN KENCANG, Kambing Putih, Petir Menyambar, Batu Gugur , dan kalau ada ibu Indian melahirkan anak di dekat dekat kota Jogja saat sekarang ini, (adik perempuan VS dijadwalkan akan melahirkan dalam beberapa hari kedepan ) , tentu akan ada anak anak Indian dgn nama nama : AWAN PANAS , GEMPA LEMAH , BANJIR LAHAR , MARIJAN SUJUD , LAVA PIJAR, HUJAN PUTIH ( maksudnya hujan abu ), RUMPUT BERDEBU, JALAN BERKABUT, dan tentu saja : WEDHUS GEMBEL !

Ataupun mereka yang tinggal di Jakarta , akan menamakan anak anaknya dgn sebutan : Limousine Panjang , Presiden Hitam , Hujan gerimis, Macet Total , dll !

Konon ada seorang anak yang memiliki nama sangat istimewa!

Diluar kelaziman nama nama yang beredar ! Walaupun proses terjadinya pemberian nama ini, juga sama saja ; berdasarkan peristiwa yg terjadi sebelum si anak lahir , peristiwa yang sangat signifikan menyertai kehamilan sang ibu.

Maka bertanyalah si anak kepada bapaknya ?

“ Bapakkua saying, mengapa aku memiliki nama yang aneh ?”

Sang bapak menjawab : Oh, anakku tercinta , ketahuilah bahwa suku kita selalu menamkan anak anaknya, berdasar peristiwa penting yang mendahului proses kehamilan, dan kelak proses kelahiran ! tanpa pengecualian !

Oh, begitukah,bapakku tercinta ?

“betul anakku !” . kemudian dgn sangat jelas dan gamblang, si bapak Indian menceritakan semua contoh contoh diatas, seperti Rusa Pincang , Elang Merah, Awan Berarak,dll !

Si anak mengangguk angguk, tetapi sejenak kemudian, dgn nada protes , si anak bertanya lagi pada sang bapak , “ Tetapi mengapa namaku sangat lain,dgn nama kawan kawan sebayaku ? sepermainanku,bapakku saying ?”

Dengan sabar si bapak menjawab : ‘Ya , karena bapak sudah bilang, bahwa nama anak selalu berdasarkan,peristiwa yang terjadi sebelumnya “

Si anak belum juga mengerti, tetapi untuk menghormati penjelasan sang bapak yang disayanginya, si anak mengangguk pelan.

Mereka berdua terdiam sejenak !

Kemudian, karena belum juga plong dan puas, si anak bertanya lagi : “ mengapa bapak memberiku nama yang aneh ? “

Dengan menghela napas panjang , si bapak terpaksa menjawab untuk ketiga kalinya , masih tetap dgn jawaban yang persis sama “ Ya , karena orang Indian selalu memberi nama anaknya, berdasar kejadian penting yang mendahului proses kelahiran ( kehamilan ) sang anak. Cukup jelas ? mengapa kamu selalu bertanya dan bertanya lagi , anakku Si Kondom Bocor?”

Bandung, Nov 10 2010

Van Suryo

5 thoughts on “Leher Merah VS Anak Orang Indian

  1. Bali Wedding

    Saya ingin memulai usaha baru, tetapi saya kurang tau bagaimana cara memulainya, walaupun sudah terpikir rencana apa dan usaha apa yang mau saya buat.

    Termasuk modal misalnya bagaimana saya memiliki pengadaan modal untuk usaha yang akan saya mulai, thanks sudah berbagi informasi….dan salam kenal.

    Bali Villa, Bali Villas, Bali Property

  2. alam

    kalo mau sedikit kreatif, pengusaha bisa mengusahakan apapun jadi uang..hehe

    pemalas jadikan apapun jdi masalah yg menghalanginya berusaha..ya kan bro?

    tulisan ini sprti ngenyek tpi mendorong guide agar berusaha mandiri kali..kayak Van Suryo yang kini pengusaha milik sendiri..hehe

  3. hpijogja Penulis Tulisan

    Ayo pak Alam tulis artikel tentang apa saja… untuk meramaikan informasi Pariwista di Yogyakarta, agar website kita dapat rangking baik di Google dan Yahoo sekalian ketrampilan kita untuk mengemukakan pikiran kita dapat terasah dengan baik..

  4. dave

    Aku ini pengamat seni Native American Indian, setelah mbaca tulisan sampean aku jadi mumet. Kalau nulis jangan asal gabung paragraph dong. Gak tentu juntrungannya. Kaya’ dosen lagi kebingungan gak jelas bahan ceramah. Keutara, keselatan, nemplok ditengah kemudian kembali kedapur. Hancur, hancur, pusing aku.

  5. rahman mduro

    Mas Dave, Kalau sampeyan betul-betul pengamat Native American Indian betulan, adalah teramat salah untuk mengambil info tentang native America Indian di sini…blog itu pendapat pribadi sehingga orang bebas nulis apa saja, dan tulisan itu bukan kajian akademis sehingga baca juga boleh tidak baca juga tidak pathekan, anda tidak perlu protes…Seharusnya anda baca info tentang Native American Indian di di sumber yang jelas seperti Wikipedia atau datang ke perpustakaan American Embassy…atau kalau anda pengamat harusnya anda datang saja langsung ke komunitas Indian di Amerika sana.. and dapat belajar bahasa, adat istiadat, dan tradisi langsung, bukan mampir ke blog ini…kalau anda protes tulisan ini dapat digambarkan anda mau belajar tari Bali kok datang ke Tegal …. ya hasilnya “kayakuwek… ”

    Mohon maaf Mas Dave …saya tegaskan sekali lagi,bahwa anda salah alamat untuk mencari referensi tentang American Indian di sini…mengapa anda pusing toh tulisan tersebut tidak mengharuskan anda untuk mempercayai… toh.

    WordPress dimana tulisan ini dipublikasikan yang milik orang Amerika juga tidak protes dengan tulisan tentang Amerikan Indian yang seperti diatas…. !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s