Tour guide sebagai pekerja atau pelaku pariwisata?

Ada wacana tentang tour guide, didalam dunia pariwisata tour guide itu menduduki fungsinya sebagai pelaku pariwisata atau sebagai pekerja pariwisata?? Sebelum berkesimpulan kita akan bahas terlebih dahulu  apa makna kata “perkerja” dan apa “pelaku” pariwisata itu ??

“Pekerja”  maknanya adalah orang yang bekerja di suatu lembaga atau pabrik, hanya sebutan yang berbeda yang  misalnya pekerja yang bekerja di rumah namanya jongos atau babu, di pabrik namanya buruh sedangkan yang berkerja di kantor swasta  adalah karyawan sedangkan yang bekerja di instasi pemerintah disebut pegawai., sehingga makna  “pekerja pariwisata” adalah orang yang bekerja di sebuah lembaga atau travel biro, sedangkan “Pelaku'” maknanya orang yang melakukan suatu kegiatan untuk menggerakan pariwisata, makna ini akan lebih jelas apabila digambarkan dengan contoh misalnya, “pedangang bakso adalah pelaku ekonomi mandiri”, makna ini dapat diturunkan di pariwisata sebagai “orang yang melakukan kegitan didunia pariwisata”

Di dunia nyata  pariwisata  yang disebut “pekerja pariwisata” adalah orang orang yang bekerja  di sebuah instansi yang bergerak dalam dunia pariwisata seperti karyawan sebuah travel biro, karyawan hotel, sopir bis wisata. Sedangkan yang disebut “pelaku pariwisata’ adalah orang yang berkatifitas menggerakkan parivisata  misalnya: pengusaha treval biro, pengusaha hotel, pengusaha transport jadi lebilnya lebih tinggi dari pekerja pariwisata.

Kedudukan tour guide adalah sangat flexible karena dapat menjadi “pekerja” atau  “pelaku” pariwisata bahkan guide dapat menjadi kedua-duanya sekaligus  “pekerja dan pelaku” pariwisata tergantung kemauan tour guide itu sendiri:

1. Menjadi “pekerja” pariwisata  ketika dia bekerja untuk sebuah travel biro dia adalah perkerja pariwisata, sehingga kreatifitas dan inisitif kerjanya dibawah kontrol sebuah travel biro dimana dia bekerja. Guide tinggal duduk manis nunggu order, jika tidak ada order ya harus  telpon kantor biro perjalanan

2. Menjadi “pelaku” pariwisata  ketika tour guide mampu mengontrol secara absolut kegiatan perjalanan wisata mulai dari mendatangkan pelancong, mengurusi, sebuah perjalanan wisata, dalam hal ini dia bertindak sebagai mempunyai kekuasaan untuk memperkerjakan tour guide yang lain, transport, hotel, dan tentunya mendapatkan profit sesuai dengan fungsinya sebagai pelaku pariwista

Namun  sebagian besar tour guide menempatkan dirinya pada posisi no1  yaitu sebagai “pekerja” karena hanya mengambil segi praktisnya saja…   tidak ingin sesuaitu yang agak sulit.  Sesuatu yang perlu difahami bahwa sebaik-baik  dan sesukses apapun “pekerja” adalah tergantung orang lain.

Artikel ini tidak dapat dipertanggung jawabkan secara akademis dan ditulis untuk kalangan sendiri

One thought on “Tour guide sebagai pekerja atau pelaku pariwisata?

  1. hari

    iyo mas bener,itu hanyalah istilah n gak perlu dipermasalahkan.semua profesi itu baik kadang istilah yg membuat statusnya agak rendah di pandang[tapi bukan profesi nyopet lho]kita kadang memandang sebelah mata kalo meliat n tahu profesi seseorg bukan menghargai tapi kok kayanya gimana gitu lho,sedangkan kalo profesi pemandu wisata ato guide istilah umume kayanya tingkatanya lebih tinggi,n persepsi org2 selalu enak cuap2 dapat duit banyak.mereka gak meliat backgroundnya gimana menjadi guide yg punya wawasan luas mencakup lokasi wisata,bagaimana mereka mempelajari bahasa tsb danbagaimana menghadapi tamu yg agak rewel,argument mereka guide ki enak.itu yg jadi polemik ,kadang kita bingung,enake opo tho dadi guide?saya juga bingung opo tho enake guide iki walopun saya sudah berkecimpung lama dlm dunia wisata dan melihat banyak ragam karakter org tapi saya kok gak ngerasa enak dgn istilah tsb [banyak uang poya2 clubing banyak cewe ih aku najis tra lalalah],kayaknya hanya tuntutan hidup aja yg menjadikan guide sebagi alih profesi.tapi persepsi org boleh beda yg penting kita menyukai profesi yg kita emban ntah guide ,pdgng bakso ,tkg parkir kalo kita menyukai sebuah profesi kita akan maju juga dng apa yg kita dalami.maaf kalo aku cuman nimbrung.mbak tati kok gak keliatan dimana yah udah 1 bulan ini absen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s