Mimpi seorang tour guide

“Jadi guide, bermimpilah menjadi pengusaha, jangan memimpikan mendapatkan komisi besok pagi”

Lok kok bisa dari mana dalilnya??

Diibaratkan Pak AA  pemilik biro perjalanan adalah seorang nelayan yang memiliki perahu, sedangkan tour guide diibaratkan seorang nelayan yang hanya memiliki alat pancing itupun hanya satu. Sekali tarik jaring Pak AA akan mendapatkan ribuan ikan, berbagai macam dari ikan yang besar sampai dengan ikan yang kecil-kecil, sedangkan tour guide harus  berjam-jam menunggu umpan pancing dimakan ikan, kadang tidak dapat ikan sama sekali, kadang  hanya dapat ikan 1, kadang hanya dapat ikan dua dalam sehari, kadang besar, kadang kecil tidak tentu, salah tempat tidak ada ikan, salah umpan malah ikan lari menjauh.

Dalam sehari Pak AA dapat memperkerjakan 5 guide sampai 10 orang guide,  ada guide yang hanya mengantar tamu ke Borobudur, ke Kraton  ke Bromo dan ada pula yang mengantar tamu sampai ke Bali, semua  digabung menjadi alat jaring milik Pak AA.  Sedangkan guide hanya dapat  mancing ikan  ke Timoho, mancing ke Kota Gede, mancing ke Tirtadipuran kadang dapat, tapi yang sering  tidak dapat ikan.. ! Dan kalau tidak dapat guide akan mengumpat “touris telek, wes ndang dijak mulih bali hotel, kraton tutup, taman sari tutup !” langsung saja guide kehilangan semangat bekerja. Tapi lihat  Pak AA duduk di meja tidak pernah memperdulikan ha-hal yang seperti itu, siapaun yang mau mengambil service dari kantor pak AA adalah orang baik yang datang memberikan profit, profit dan profit…

Sebagai orang yang memiliki perahu dan jaring yang semakin melebar, Pak AA dapat membeli sedan BMW. Seorang guide juga dapat  membeli mobil sedan BMW, bahkan dapat membeli Alphard seperti Pak AA !! Tetapi …   hanya kalau asalnya turunan orang kaya, suaminya yang kaya, pengusaha atau pejabat….atau punya usaha keluarga lain.. pom bensin  misalnya, atau dapat undian dari kacang garuda misalnya,  bukan semata dari  hasil guiding apalagi dari bermimpi mendapatkan ikan dengan memancing di ketiga kolam ikan.. iya tha !!

Artikel ini tidak dapat dipertanggung jawabkan secara akademis dan ditulis untuk kalangan sendiri.

2 thoughts on “Mimpi seorang tour guide

  1. hari

    jare sopo itu,ya kalo emang sistemnya kaya gitu harus punya wadah dong.itu hanyalah impian ,realitas yg ada madul madul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s