AVADHANA

AVADHANA dan GANDHAVIYUHA pada pagar langkan galeri II Borobudur.

Pada pagar langkan galeri II , terdapat seri cerita Avadhana yang
bercampur dengan fragmen Gandhaviyuha.

Tidak mudah menemukan keterkaitannya dengan Lalitavistara pada Galeri I dan dengan Gandaviyuha pada tembok utama galeri II itu.  Disini kesan crusial sedikit menonjol, yang seharusnya Avadhana tidak lagi di hadirkan disitu serta Gandaviyuha terlampau dini untuk dihadirkan disitu. Lagi pula beberapa fragmen baik dari Avadhana maupun Gandaviyuha merupakan duplikat atau pengulangan .

Ada baiknya, Pemandu Wisata HPI tidak memberikan anggapan yang negatif atas kesan serampangan ini, pasti tersembunyi dibelakang maksud menampilkan kedua sutra itu bersamaan, mungkin alasan estetika,  atau latar belakang filosofis faham Mahayana  yang memungkinkan suatu  multi tafsir, dan hasilnya boleh digambarkan secara visual guna menemukan pembenaran akan penempatan relief pada bagian itu  .

Bentuk kebebasan seniman dalam improvisasi dan meramu pada masa itu dan
kualitas dari” tingkat keparamitadewian “Sri Pramodhawardhani kiranya
mencerminkan bentuk kearifan yang menjadi ciri khas pada zaman itu.

Agar lebih jelas dipersilahkan pembaca memperhatikan tulisan berjudul GANDHAVIYUHA, lalu melihat LALITAVISTARA dan baru kemudian mengkritisi bagian Avadhana ini lagi. (Bersambung..!)

Waisak 2553 / 09 Mei 2009

Penulis: Trudo Anas Jafar Nurhairani, lisensi 52/DIY/72 & 556/73/2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s