IT: HUMAS CORPS GUIDE

Di awal Desember lalu terungkap dalam sebuah meeting insan pariwisata di Hotel Bintang yang menyebutkan bahwa ada sosok Guide hanya mau menjalankan paket wisata yang enak-enak saja, terutama oknum ber mind-set belanja wisatawan yang dapat menghasilkan komisi. Di luar program itu dia ogah mengambilnya. Sebetulnya hanya oknum dan fakta tersebut telah lama diketahui sejumlah 426 Guide berlisensi. Bahkan baik disini juga di Bali fakta lapangan hal prilaku shopping (mbeleh turis) itu terkesan basi bagi pelaku wisata sendiri, namun karena meeting tersebut mengevaluasi paket pariwisata nasional terutama DIY dan dihadiri oleh kalangan pengambil keputusan, persoalan ‘guide’ ini sangat menurunkan citra Corps Guide dan bukan sebab yang satu tapi berkait pada perizinan lisensi, kompetensi guide, kesejahteraan dan keselamatan kerja. Satu lagi, tahun 2020 akan muncul 1,6 milyar orang berwisata yang 80% menggunakan jasa bisnis online, so apa persiapan kita…

Beberapa kasus sering merugikan Corps Pemandu, pada contoh di atas bahkan mempertaruhkan Himpunan, lantas bagaimana kita memahami persoalan tersebut demi solusi yang cantik. Tulisan ini bukan membela prilaku buruk anggota Himpunan, namun fakta diatas menjelaskan ada diantara kita yang memang bermental ‘shopping’ lebih dari layanan lain. Dan utamanya bagaimana HPI sebagai corps resmi pemandu memiliki cara-cara agar kasus diatas dapat hilang dengan sendirinya melalui pelatihan atau sejenis, targetnya guide menjadi berdaya saing tinggi di atas comptetor pelaku wisata hingga profesi ini menjadi terhormat pada peran fungsinya. Namun solusi ini berasal dari internal HPI sendiri, kurang menggema apalagi hanya beberapa guide yang melek teknologi informasi untuk mandiri menjual potensi Jogja.

Seminggu kemudian beberapa orang hadir dalam acara launching website berbahasa Inggris www.theincrediblejava.com oleh 6 pelaku IT pariwisata Bali asal Yogyakarta yang disponsori oleh Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta. Visi utama dari web ini adalah menjual destinasi Jogja ke pasar global dengan tujuan pemberdayaan masyarakat pelaku wisata sebanyak-banyaknya. Tahun depan hasilnya akan terasa dengan target sejuta wisatawan asing masuk Jogja. Gagasan yang sungguh luar biasa, di tengah pelaku wisata yang hanya < 10% melek teknologi informasi, kesadaran blogging bukan sekedar informasi namun perlu diteruskan dengan ruang transaksi. Sampai disini muncul pertemuan bagaimana menggagas pemasaran pariwisata Jogja yang ideal, hingga pelaku Biro Perjalanan, Hotel, Restoran dan Pemandu Wisata sama-sama memperoleh keuntungan secara terhormat.

Inilah saatnya berubah. Dicontohkan recouvery Bali pasca Bom I dapat langsung pulih dikunjungi turis lagi hanya dalam waktu 6 bulan-setahun promosi. Usaha bukan tanpa kendala baik mental pelaku wisata maupun soal hukum IT serta kendala teknis lain. Yang membahagiakan bahwa masyarakat total ikut terlibat dengan menjual Bali lewat media webblog dengan tampilan contain produk yang memicu traffic, sales kemudian terjadi booking. Momentum perubahan Bali itu dilakukan oleh para pemandu wisata, pemilik Villa, rental mobil, warung makan dan seterusnya tanpa takut disalahkan, apalagi persaingan bisnis online tetap bisa dikalahkan. Perbanyak pemberdayaan masyarakat pelaku pariwisata dengan bisnis online melalui wordpress, multiply, facebook, blogspot dan domain gratisan lain. Untuk menyapu prilaku buruk bisnis sarungan yang tidak sehat, maka gunakan logo tetap dan demi safety sertification pelaku berbasis masyarakat ini perlu bergabung ke dalam ASOSIASI agar menyatu dan kuat bersama.

Lihatlah bagaimana facebook menguasai dunia dalam waktu 4 tahun, baca KR edisi hari ini tentang Bisnis Lewat Internet, Siapa Takut! Sebaiknya, ambillah pelajaran http://www.balibalitour.com atau http://www.balivillas.com yang memiliki income Rp 2M sebulan dengan hanya 12 karyawan. Simak pula www.lustminute.com hanya berbeaya relatif murah (±Rp1-2juta/bulan untuk tools promotion fee) telah mampu resign 10 tahun lalu karena hasil bisnis online. Sebetulnya Jogja telah melakukan itu, meski hanya beberapa gelintir seperti www.destinationjava.com, www.javaga.com atau milik Guide yang produk website-nya ada di link wordpress hpijogja. Kesadaran ini untuk tujuan pemberdayaan, bahwa pembela Corps Guide adalah kreativitas pramuwisata sendiri.

Maka tawaran manajemen theincrediblejava.com dan BP2KY kepada Corps Pramuwisata HPI adalah melaksanakan dua hari workshop di akhir Januari 2010 tentang pentingnya IT bagi profesi pemandu wisata serta bagaimana membuat produk webblog sederhana namun mampu membuka kacamata buyer datang ke Jogja yang ujungnya dapat mensejahterakan semua. DPD HPI DIY insyaallah menangkap tawaran ini dengan mensinergikan workshop dengan kepentingan Public Relation dan Kehumasan DPD HPI, yakni program latihan jurnalistik untuk internal anggota HPI DIY. Sedangkan pelaksanaan workshop dengan jumlah peserta max 50 orang itu akan menyangkut kesediaan dana yang tak sedikit, apalagi untuk biaya makan 2 hari, harga pelatihan IT, copy makalah, sewa ruang, maka pembiayaan bisa bantingan sesama Guide disamping usaha sponsor yang memungkinkan.

Sebagai corong Himpunan, peran Public Relation kepramuwisataan harus ditingkatkan baik melalui forum resmi seperti Kapurel, Renbang, Kehumasan Dinpar dan struktur internal DPD Himpunan yang membidanginya. Solusi lain dari organisasi adalah meningkatan News Letter Cendrawasih yang gratisan itu menjadi Tabloid Cendrawaih yang akan terbit 3 bulan sekali dan dikelola secara profesional melibatkan stakeholder pariwisata. Ditetapkanlah dalam Rapat Redaksi kemarin personil baru yang menyatu dengan fungsi kehumasan DPD HPI DIY, yakni sperti struktur Pembina, Penanggung Jawab /Pemimpin Redaksi, Sekretaris, Redaktur Pelaksana, Reporter, Dokumentasi, Pemasaaran, Iklan dan Distribusi.

Insyaallah orang-orang yang mau bekerja di media akan mendapatkan manfaat berlebih dan ilmu serta pengalamannya terus akan melimpah.***

3 thoughts on “IT: HUMAS CORPS GUIDE

  1. hpijogja Penulis Tulisan

    Insyaallah workshop jadi dilaksanakan perkiraan 23-25 Januari 2010 tempat dan biaya nyusul..

    Mohon yg tertarik mulai dftr di sekretariat!

  2. Heri

    Email bisa buat cari order??

    Tamu sekarang banyak mengakses informasi lewat dunia maya untuk mempersiapkan liburan, semisal hotel, penerbangan or transport bahkan guide. banyak webside yang menyediakan informasi penting untuk itu. Untuk menambah jaringan yang lebih luas kecuali dengan pihak BPW lokal, internet adalah media yang patut diperhitungkan. Guide yang melek internet, minimal email akan bisa berpotensi mendapatkan tamu lebih dibamding mereka yang hanya menggantungkan satu sumber. plus bisa nego tarif guide fee sendiri.

    Apakah dengan email bisa dapat tamu langsung?? Jawabannya sangat bisa dan tidak perlu dengan website. Itu bisa kita mulai dari sekarang.

    Bagaimana caranya?
    Aktiflah memberikan komentar dan mencoba menjawab pertanyaan dari para pengunjung forum tersebut. Ingat! dibeberapa forum kita dilarang untuk menjual atau menawarkan produk atau jasa. di forum kita sebagai penasehat atau pemberi solusi atau orang yg maha tahu…!
    Kemudian rajinlah mengecek email dan berikan jawaban secepat mungkin. Untuk menambahkan penekanan, kita bisa chating lewat YM atau FB. Ingat tamu akan senang kalau emailnya cepat mendapat tanggapan, berarti kita serius. usahakan not more than 2X24 jam.
    Yang tidak kalah penting. Setelah dapat tamu bekerjalah dengan sangat serius untuk menservis tamu sampai pasti puassss! karena setelah mereka pulang liburan, giliran mereka yang akan shar pengalaman dengan si Guide tersebut. feedback tamu akan sangat membantu untuk meyakinkan calon tamu berikutnya. dan sekaligus bisa menghancurkan usaha kita. Ingat Internet adalah bagai pedang bermata dua. Ada sisi positif dan negatifnya. So sangat dianjurkan untuk kita selalu menjaga kepuasan tamu.
    Kata Mas Joko, Kalau anda Puas silakan sampaikan kepada semua orang. dan Kalau anda tidak puas tolong sampaikan ketelinga saya yang kiri. karena yang kanan sudah agak kendo.
    Selamat mencoba. Dan mari kita sambut baik tawaran training IT walaupun kali ini harus bayar. Tapi Ini sangat Penting!

  3. hpijogja Penulis Tulisan

    so demikianlah guide yang kreatif…(sorry dab!) akan menembus kebuntuan apapun bentuknya. yang pasti dia diuntungkan dengan menguasai IT. maka silahkan dipertimbangkan mengikuti workshop 23-24 Januari, meski hrs merogoh kantung..entah seberapa besar..

    Semoga tahun bari ini bnyak menginspirasi guide HPI menjadi lebih baik dari kemarin.

    modin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s