Heee…h ada yang ngritik Ketua HPI

Ada yang nulis kritikan untuk ketua HPI seperti ini

ANda itu hanya banyak ngomong dan banyak nulis.. NATO!!!
jadi ketua HPI hanya menggerogoti HPI.. masih lebih baik ketua sebelumnya..wlo ga pintar tp tdk menggerogoti organisasi. kamu sama Hawid itu setali tiga uang.. memeras anggota untuk anda tunggangi… MENCARI HIDUP DARI ORGANISASI.. Mengelabuhi teman2 kamu… Kamu itu siapa!!! kamu bukan BOSS jg kamu ga bisa ngatur anggota!!! Paham!!!

Ada yang jawab seperti ini:

Saudara-saudara silakan baca kritik pedas di atas yang ditulis dari salah satu anggota HPI sendiri, sebagai pucuk pimpinan organisasi sebuah organisasi non komersial HPI, mesti  tidak habis berpikir, kok bisa-bisanya punya ide seperti itu, dari mana dapat mencari hidup dari organisasi ? HPI itu organisasinya  non komersial dana hanya didapat dari sumbangan anggota dan simpatisan. Laaaaah endi sing dikorupsi ?

Lah wong mbayar mbak Tati saja, dari sumbangan anggota 10 ribu / bulan/orang, sudah sangat berat kok masih saja dioneke mencari hidup dari organisasi. Kalau pingin jadi ketua  HPI ya silakan ambil saja kedududukan mas Andi, ngomong saja, terus panggil anggota untuk kumpul, nanti kita buat acara serah terima jabatan  dan ketua HPI ini buat anda, pak Harto perpesan “tidak jadi ketua HPI juga tidak patekan !”, anda tidak perlu glenek-glenik neng mbururi, ora lucu kaya bocah cilik. Kalau punya ide silakan disampaikan secara official.  Mas Andi itu mung ngeman lan mesake HPI sebuah organisasi profesi yang terhormat kok dipimpin oleh orang-orang yang mlempem, ya  tidak “mengakomodir”, keinginan anggota, dan ketika ada yang mau jadi volunteer kok tidak disukai. Saelek-eleke ketua HPI Mas Andi,  pernah kuliah dan lulus S1 sehingga iso mikir luwih jernih secara prosedural.

Lalu sebenarnya menurut anda apa yang disebut ketua HPI yang bagus?

Apa menurut anda yang disebut ketua  HPI yang bagus itu adalah ketua yang senang cari muka?
Apa menurut anda ketua  HPI yang bagus adalah orang yang berwatak esuk tempe sore dele ?

Nek maksude sampenyan ketua HPI kuwi kudu gawe gebrakan nyaluk guide fee mundhak  menjadi limang atus ewu perhari, yo gak apa2, neng harus lihat bagaimana dengan kualitas pribadi anda, lah wong

1. Nek guiding neng ndalan ngorok karo ngiler,
2. Ngoyak-oyak tamu mampir neng Kabul, Jonggrang lan HS,
3. Isih seneng mark-up laporan,
4. Ora ditip tamu nesu,
5. Nilep bayaran tour optional,
6. Ngelek-elek konco dewe, ben kethok sebagai guide yang hebat, jujur dan loyal.
7. Nyogok sing mbagi tamu, ben diprioritaskan
8. Nampa duwit pedagan asongan

Demo nuntut guide fee mundakkok njaluk diewangi njaluk Guide fee 500.000/day, itu kedengarannya  kan lucu, lah wong tikangkah polahe isih ngisin-isini, isih nduwe jiwa kleptomania, kok njaluk organisasi ngundake standard fee, nek saudara orang yang kendel silahkan ngomong dewe bikin deklarasi ”Aku hanya mau dibayar RP 500.000/hari, nek ora mending nganggur !” Kita akan applaus, dan memberi sertifikat untuk anda sebagai guide pelopor yang berani pasang tarif tinggi sesuai dengan kualitas anda.

Lah HPI kan tugasnya mengkordinir agar anggota punya daya jual, dengan kompetensi yang sangat tinggi sebagai seorang guide. Akan lebih baik kalau bosan jadi guide dan tidak setuju dengan HPI, sebaiknya anda keluar dari HPI saja buat surat pernyataan agar kita tidak lagi mencatat anda sebagai seorang guide di Jogja, prinsipnya “kowe mletas dadi anggota HPI, ketuane yo ora pathekan!” dengan demikian anda kalau anda mati HPI  tidak perlu sms teman-teman guide, untuk mengundang layatan dan anda boleh mati dengan dengan tenang, dan boleh berkomentar “Gak dilayati, mayitku yo gak patehekan!”

Ada yang memberi komentar sbb:

Saya setuju dgn pendapat ke-2 , bahwa HPI Jogja terutama yg punya PAD (pendapatan asli dab) hanya dari sumbangan, itu pun okeh sing absen, hanya cukup buat beli permen kalau rapat plus gaji sekretariat dgn standart UMR. Memang HPI financially tidak banyak yg bisa diharapkan, dan memang HPI bukan tempat utk cari uang  tapi sarana pengabdian, dan tentu sbg organisasi formal legal yg di recognize pemerintah RI , juga mampu kita gunakan sbg sarana berjuang , utk peningkatan kesejahteraan anggota, pengurus, dlm hal ini, ketua umum, utamanya, dipilih melalu forum resmi, dan keabsahannya sudah kita terima bersama, pengurus, bertugas , salah satu nya sbg pemimpin, ya memimpin anggota , barangkali bahasa yg lebih bijak, begitu , tidak ada keinginan pengurus utk mengatur anggotanya , tetapi kami sbg pengurus / pemimpin wajib utk memimpin, mengarahkan dan mengedepankan kepemimpinan yg bijak utk program program yg sdh menjdai kesepakatan di berbagai forum.
Kawan kawan se perjuangan, kalau boleh saya memberikan advies , mohon kawan kawan ANGGOTA , sesekali datanglah dalam rapat rapat pengurus , rapat yg melelahkan dan menyita waktu , sejujurnya di arahkan , di fokuskan utk muara kesejahteraan anggota. Hadirilah rapat pengurus, meskipun anda sbg anggota biasa hanya mendengar atau menonton rapat itu , tapi disanalah anda akan share cukup banyak , anda pasti akan prihatin organisasi se mulia ini hanya rapat dgn kipasan FAN yg bising dan bikin sisiran rambut acak adul, bukan se sejuk Lobby hotel berbintang tapi disitulah , di suarakan semua aspirasi anggota , yg akan di realisir , pelan tapi pasti , diantaranya adalah GUIDE FEE saya katakan di sini, HPI / pengurus sudah punya standar kebijakan ( minimum Fee ) yg adalah Rp.250.000 daily ( ini adalah out put MUSDA 2009 ). Apabila ada yg mau guiding dan menerima upah di bawah rekomendasi ini, saya harus dgn terpaksa mengatakan, meminjam istilah kelompok musik bule “IT`S HARD FOR ME TO SAY I AM SORRY” , yang goblok bukan Travel Bironya , tetapi guide ybs lah yg sedang meninggalkan isi otaknya di gudang , pas agi ora dinggo !!

Again , kawan kawan semua , setiap organisasi pasti ada kekurangan dan kelebihannya , tapi dgn rendah hati , bukan bermaksud membela sesama pengurus, tetapi profil mas Andy ketua umum, sangat jauh dari evaluasi yg anda tulis , sir ! Tidak ada aset organisasi yg di hambur hamburkan, karena memang organisasi kita bahkan tidak memiliki aset berharga, selain SDM kita bersama, yg selama ini di injak injak oleh mitra kita sendiri, karena kesalahan kita juga.

demikian semoga bermanfaat

Salam Wisata
merdeka

4 thoughts on “Heee…h ada yang ngritik Ketua HPI

  1. Sugeng Handoko

    Menurut saya, orang yang baru mengenal HPI kita tidak sepatutnya spt itu. Kualitas SDM dar Guide Jogja sudah dikenal baik jadi tidak usah merusak citra tsb. Kebetulan kemarin saya juga ikut kegiatan pelatihan Terpadu dari Dinas Pariwisata DIY. bersama Anggota HPI, Papta, Kraton, Desa Wisata, Guide Prambanan juga. bnyak share ilmu disana. Jadi daripada mendiskusikan hal spt ini yg tidak patut dibaca oleh wisatawan yg mau datang ke jogja lebih baik diskusi lainnya saja.

    Owh iya saya punya usulan kita bikin Blogroll dan juga forum komunikasi Insan Wisata DIY. dimana kita dapat saling tukar informasi disana. mungkin itu dulu bisa ditanggapi…. Suwun…

  2. hpijogja Penulis Tulisan

    Ya… itulah dinamika.. menampung kritik untuk solusi, meski usulan anda ttg Komunikasi Insan Wisata DIY amat mendesak untuk direalisasi. HPI milik kita semua, menjaganya dengan berbuat nyata. Suwun kembali dan salam

  3. Heri

    dab, jarene paribasan Jowo ” Ngono yo ngono ning ojo ngono!” daripada regejegan ra akeh manfaate mending kita omong sing apik-apik. Aku si ra alergi dengan kritik tapi yen kritik kebablasan ya mesti okeh mudharatnya. Ya ra Dab?
    Mbahku biyen ngajari aku pasemon. Dadi yen kritik ra perlu bengok2 seru. sebabe polusi, kesel plus loro cangkeme… he…
    Menurut penelitian Psikologi (wah guide kok ngomong Psikologie ..) nesu itu bukan kondisi alamiah dan menguras energie. nek ra percoyo wong bar nesu, mesti makane tambah akeh. opo maneh makan karo nesu? sak wakul bisa ludes! so kita omong sing alon-alon wae. ben ra boros energie lan ra mati listrike…
    Hemat energi? ra sah nesu-nesu…

  4. hari

    biasane seh bukan dari hpi sendiri tapi ada beberapa oknum yg ngerasa iri dgn kiprah hpi yg semakin maju n inovative,sengaja buat fitnah biar diantara org dalam hpi terjadi kekisruhan yg mengakibatkan gak ada kepercayaan ,di cuekin wae mas dari pada di tanggapin malah tambah emosi n diannya akan seneng .saya emang bukan dari hpi tp dari salah satu organisasi yg di akui juga di jogja dan saya ingin masuk hpi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s