Ketika tour guide di-black list …

Introduction

Persepsi masa lalu,  tour guide di dunia pariwisata adalah bukan sebagai partner yang satu level dengan sebuah travel biro, akan tetapi kedudukan guide  berkedudukan sebagai perkerja, buruh atau jongos sebuah travel biro, di dunia pariwisata peranan travel biro sangatlah absolut,  pariwisata adalah travel biro dan travel biro adalah pariwisata, sehingga pada masa itu peranan tour guide hanyalah sebagai pelengkap penderita saja. Guide sebagai orang lapangan yang haram untuk berbicara masalah pariwisata. Kedudukan tour guide sebagai pelengkap penderita adalah sangat lemah, sehingga hanya dengan persoalan sepele yang tidak mendasar seorang tour guide  dianggap telah berani  ngidak sirah juragan, misalnya dengan hanya mempunyai kartu nama, memiliki mesin fax, memberikan nomer telephone kepada tamu, atau berdasarkan fitnah dari sesama tour guide yang lain untuk mendapatkan  order lebih banyak, seorang guide dapat dikenai sanksi dimasukan ke daftar blaklist sebuah travel biro, sangsi ini biasanya ditambahi dengan lagi sangsi yang lebih tidak realistis  dari travel biro  tersebut, yaitu perintah boikot kepada travel biro yang lain agar ikut serta untuk tidak memakai tour guide yang  bersangkutan  walaupun travel biro yang lain tidak punya relevansi. Hal yang semacam ini sengaja dibuat sebagai bencana yang ditimpakan bagi seorang guide, seperti yang aksi yang pernah dilakukan  oleh B, G atau M, dengan jelas maksud agar tour guide mengalami kesulitan untuk mendapatkan order lagi seperti semula (recouvery) sampai dengan guide tersebut berganti profesi, mati atau  travel biro yang memberi sangsi tersebut bangkrut atau  berganti orang-orang dalamnya. Bahasa kleniknya ” Sang juragan akan puas apabila seorang guide  mendapatkan kutukan tumpes kelor, mati sampai tujuh turunan !”

Di masa sekarang karena pariwisata didominasi oleh positif thinking peoples sehingga masalah tersebut di atas jarang terjadi. Pembunuhan karakter tour guide seperti dimasa lampau adalah bunuh diri bagi  travel biro di masa sekarang karena  tour guide menempatkan  dirinya sebagai partner yang selevel.  Akan tetapi boleh juga masih terjadi,  karena masih ada yang menganggapnya pola pikir lama terhadap tour guide adalah sebuah sesuatu kebenaran.

Apa yang harus dilakukan apabila tour guide dimasukan ke daftar hitam ?
Ada cara-cara yang dapat dilakukan oleh tour guide apabila  anda kutukan di-blacklist sebuah travel biro dikarenakan sebuah persoalan yang tidak mendasar seperti tersebut di atas ataupun karena  alasan yang tidak masuk akal dan bukan bersifat kriminal dalam arti kesalahan yang dianggap umum  memang sebagai kesalahan merugikan misalnya kleptomania, mengambil jatah tamu, me-mark-up expenses, merubah scheduled program, undisiplinaire dsb.

Tahapan bijaksana yang harus dilakukan ketika seorang tour guide mendapatkan dirinya di dalam blaklist  sebuah travel biro, untuk membela diri dari segala tuduhan negative dirinya sendiri, sebagai berikut:

Sekenario pertama adalah melakukan klarifikasi kepada fihak-fihak yang bersangkutan, apa yang menyebabkan sangsi blaklist kepada tour guide diberlakukan,  kepada travel biro atau kepada orang yang lain yang terdekteksi menyebar fitnah. Apabila tidak ada jawaban atau usaha ini diabaikan  lakukan skenario ke dua.

Apabila tidak ada jawaban dan anda masih terkena blaklist tidak ada follow up, perlu diberlakukan sekenario kedua yakni  penyelidikan atas  masalah tersebut  dan dilaporkanya secara tertulis apabila ada bukti yang nyata atau secara lisan kepada assosiasi  tour guide atau kepada orang yang yang dapat menjadi penengah agar dapat diadakananya mediasi kepada fihak-fihak  yang bersangkutan.

Apabila setelah diadakannya mediasi tidak  berhasil merubah keadaan, harus diperlakukannya skenario ketiga, yakni skenario yang mengharuskan seorang tour guide bertindak keras, dan berubah total benar-benar untuk menjadi dirinya sendiri. Buktikan bahwa dirinya  tidak tergantung lagi kepada travel biro sebagai pemberi order.

Tour guide bukan lebah pekerja yang dilahirkan dengan takdir hanya bekerja saja sampai mati sehingga  harus dapat  mengubah nasibnya dari lebah pekerja menjadi lebah ratu. Tour guide adalah partner yang  selevel dengan travel biro, sehingga hanya dengan meniru  philosophie yang sangat sederhana dan mendasar yang pernah diucapkan oleh pak Harto ketika akan lengser, “Mbak, Ora guiding ditempatmu, aku yo ora pathekan !” seorang tour guide  yang diblacklist travel biro tidak perlu kuatir, karena seorang tour guide  adalah  pelaku pariwisata mandiri, pengusaha pariwisata mandiri, yang mampu mendirikan UKM, sehingga  tour guide berhak  sama untuk datangkan tamu sendiri dari negara asalnya,  menyediakan  ground arrange service sendiri,  menententukan guide fee sendiri.

Sekenario terakhir ini butuh persipan mental seorang tour guide dari mental tempe menjadi mental baja atau dari mental buruh menjadi mental majikan, bagaimana tidak seorang tour guide yang biasanya hanya merima  order dari travel lokal dan tidak bertanggungjawab terhadap service atau memikirkan ini dan itu, sekarang diharuskan menjalankan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang prima yang belum pernah diembannya, dan itu langsung berhadapan dengan clients yang langsung menggunakan segala  jasa pelayanan wisata,  mulai dari  penyediaan alat transport, room  reservasi hotel, langsung dari tour guide tersebut.

Pada saat ini belum pernah ada sangsi secara hukum perdata atau pidana yang menyatakan seorang guide dapat dipenjara karena menerima order langsung dari tourist mancanegara. Bukankah melepaskan diri dari jeratan kemiskinanan adalah hak azasi dari semua orang.

Summary
Namun semua dalam pelaksanaannya yang berani me-realize-kan  hanyalah orang yang punya nyali dan keberanian untuk berkembang, akan tetapi pada diri orang keberanian dan nyali levelnya orang berbeda-beda, tergantung pada kualitas individunya masing-masing?

Ingat dalam sejarah pariwisata tour guide dianggap sebagai ujung tombak pariwisata akan tetapi tour guide yang mati sedang guiding, tidak diangkat sebagai pahlawan pariwista, dan perlu diketahui kematian tour guide tidak penah diumumkan diberitahukan di koran lokal, bahkan penguburanpun tidak pernah dihadiri oleh pejabat.

Untuk itu kami mempersilakan apabila ada tour guide yang diblaklist oleh travel biro untuk melaporkan kepada Assosiasi untuk ditindaklanjuti .

Ditulis oleh member HPI Jogja  sebagai referensi  internal collega seprofesi

2 thoughts on “Ketika tour guide di-black list …

  1. ovianto

    apa ada sih agen travel yg digambr spti itu
    memblack list guide…alasannya apa?
    cara agar gak diblack travel gmn
    jangan2 kita ken black list juga kalo nanyain
    masalah ini; ada yg tersinggung.

  2. hpijogja Penulis Tulisan

    Kalau anda baca dengan cermat, tour guide diblaklist dengan tidak ada kesalahan yang berarti seperti apa bila tour guide ketahuan mempunyai kartu nama itu terjadi tahun 80-an, dimana posisi guide sangat lemah, karana hanya mengharapkan order dari travel biro, tapi sekarang di jaman kita travel biro orang-orangnya baru semua karena yang tua-tua sudah mati, dan ganti orang-orang yang berwawasan modern, jadi mereka sangat accommodatif and kooperatif dengan guide, sehingga menempatkan tour guide dalam dunia pariwisata adalah partner, bukan sebagai buruh. Ingat pariwisata adalah industry tanpa asap dan milik semua orang dan terbuka bagi siapa saja sehingga setiap orang dapat memanfaatkannya.

    Kalau ditanya apakah ada travel biro yang memblaklis guide saat ini, jawabnya ada tapi dengan invisible action , (sebuah tindakan yang sulit ditulis akan tetapi hanya dapat dirasakan) tidak dilakukan dengan sporadis dengan menelepon kesan kemari agar tour guide tidak dipakai, tetapi hanya menghentikan pemberian order kepada yang kepada seorang tour guide, ataupun tiba-tiba tour guide ter- skip , adalah alasan yang cukup untuk mengatakan itu adalah tindakan halus untuk yang memblaklist tour guide, dan ini biasanya adalah “personal reason” antara tour guide dan manager operational saja.

    Posting itu dibuat untuk memberi ide atau wawasan kepada internal tour guide, apabila dijaman sekarang masih ada travel biro yang suka mengancam tour guide dengan take him to the black listing tour guide Apabila masih terjadi yang harus tersinggung adalah seluruh tour guide, kita semua tahu bagaimanan jadinya, misalnya apabila nama travel biro gantian kita blaklist di website ini, atau simpatisan tour guide menulis di Travel Advisory, maka seluruh dunia akan dapat membaca, sehingga image travel biro tersebut akan redup reputasinya dan tidak akan mendapatkan partner baru lagi, lambat-laun akan berakhir dengan kebangkrutan dengan reputasi yang menyedihkan, seperti orang mati karena cacingan. Itulah sebabnya di jaman sekarang tindakan memblaklis tour guide adalah tindakan bunuh diri bagi travel biro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s