HPI Sebelas Bahasa

KUMPUL GUYUB GUIDE SERUMPUN

DPD HPI Diy 09-13 memiliki kegiatan pemberdayaan dan kesejahteraan yang bertumpu pada Anggota Himpunan sendiri. Merekalah ujung tombak Pengurus HPI pada kedua aras perubahan internal dan konsolidasi organisasi, dengan belajar membaca masalah atau mencari solusi bersama yang terbaik. Penjaga gawang Divisi Bahasa adalah para Pengurus berikut; Cahyo Triono (Ing), Agung Fitriawan (Bld), Satriagung AD (Prc), Widodo (Jpg), Suryadi (Jrm), Endro Sasmito (Kor), Teguh Santoso (Mdrn), Hazairin (Rus), Purwana (Ita), Suwandi (Spa) dan Soekarjo (Ind/Mly).

Program Pemberdayaan:

Þ Silaturahim pemikiran dengan mengkaji materi-materi Guiding secara bergilir.

Þ Memperdalam spesialisasi bahasa atau teknis istilah kebahasaan yang bersinggungan dengan guiding technique di lapangan.

Þ Kursus Singkat profesi Guide, melalui escorting lapangan.

Þ Menerima tugas-tugas penerjemahan, MC atau tugas penulisan dari Koperasi Himpunan.

Þ Kajian internal divisi yang berhubungan ASITA dengan Guide dan HPI.

Þ Problem solving masalah aktual dalam rangka citra dan eksistensi profesi.

Program Kesejahteraan:

Þ Koordinator Bahasa bekerjasama dengan Kabid Organisasi dan Kabid Pendidikan dalam mencari format terbaik soal prosedur pembagian tugas pemberdayaan di atas.

Þ Iuran wajib per-Bulan Anggota HPI (Rp 10.000,-) dikumpulkan Koordinator.

Þ Iuran tawaran Asuransi sebesar Rp 5.000,- per-Bulan bersifat himbauan/ tabungan Anggota, demi keselamatan kerja dan ketenangan berkarir.

Þ Membuka kemungkinan bisnis alternatif di luar profesi Guide, dengan bertumpu pada wadah Koperasi HPI.

Þ Menyelenggarakan kegiatan rutin bersama bidang Seksi Kesra HPI lewat sosial keagamaan atau kerohanian.

Sebetulnya, emang semua program HPI tergantung Guide dan Asosiasi sendiri. Semua terbentang di hadapan kebaikan mana yang akan direngkuh demi satu kata SUKSES di atas kebenaran; ya sejahtera juga bermartabat. Apakah ilmu kebahasaan yang dimiliki Guide selama ini sudah baik terukur lewat tes TOEFL, lembaga-lembaga seperti Delf, Goethe Institut, LIPIA dst. Apakah kompetensi kita juga dapat diuji dengan ukuran skor angka-angka oleh lembaga yang berwenang, serta ukuran etik yang berjumlah sepuluh yakni memenuhi profesionalitas Guide dengan Kode Etik HPI.

Tawaran menarik adalah buat rekan-rekan Divisi Bahasa Melayu yang di dalamnya adalah Bahasa Indonesia. Komandan kita FX Soekarjo amatlah disegani dalam kapasitas dan kompetensi, ajaklah beliau bicara akan dibawa kemana sejumlah kawan yang membawahi tamu-tamu berbahasa itu. Mereka dari dari rumpun Melayu atau bahkan dari seberang Suriname sana, pasti dihadapkan kepada tuntutan formal ngumpul ke dalam wadah Divisi Bahasa Melayu ; monggo pak Komandan melangkah bersama divisi yang lain demi nama Asosiasi dan profesi kita. TQ and see U all. []

Pak Modin, 25/02/09

7 thoughts on “HPI Sebelas Bahasa

  1. gombal amis

    Sementara biar kita guyub dululah di wadah divisi, tapi hrs mulai dari pengurus donk! Sementara asosiasi ini mesti solid ! Ke dpn: asal substansi tetap terjaga bahwa Guide sejahtera di atas jln yang ada. masih dalam nego awal kan! Salut moderator! jss jln terus: gombal amis

  2. Brahmana Sudra

    Memang tidak mudah merubah image HPI sebagai organisasi profesi ‘papan nama’, alias sekedar punya nama tapi bagi banyak orang (termasuk anggotanya sendiri) bukan merupakan kasunyatan. Singkatnya, keberadaannya adalah antara ada dan tiada sementara kehidupannya bisa diibaratkan hidup segan mati tak mau. Istilah sekarang mungkin ya ‘koma’ karena memang belum ‘titik’. Tapi itu kan kondisi masa lalu (paling tidak sejak 15 tahun yll.) yang justru ingin diubah oleh kepengurusan sekarang (2009 – 2013). Maka inilah tantangan terberat dari kepengurusan yang sekarang, menghapus apatisme dari anggota bahkan dari sebagian pengurus sendiri terhadap organisasi. Selanjutnya adalah menghidupkan rasa kepedulian dan handarbeni anggota terhadap organisasinya. Adalah benar apa yang dikatakan rekan gombal amoh ..eh gombal amis bahwa segala sesuatunya memang sebaiknya dimulai dari para pengurus terlebih dahulu sebagai motor organisasi. Untuk meyakinkan orang ya harus meyakinkan dirinya terlebih dulu. Namun yang tetap harus diingat bahwa para pengurus ini bukanlah para malaikat yang tidak mempunyai cacat dan cela. Apalagi mereka para nayaka yang sudah mengabdi sejak eranya Ken Arok naik tahta, yang seluruh otak dan susunan syarafnya sudah terlanjur terbiasa dengan ritme kerja berorganisasi santai sakelakone, sluman slumun slamet sampai akhir masa jabatan. Jadi memang diperlukan usaha yang sangat keras dari masinis untuk bisa memberdayakan lokomotif tua yang dibangun kembali ini agar dapat menarik gerbong-gerbong yang berbeda beda kondisinya satu dengan lainnya, dan agar bisa berjalan dengan selaras penuh harmoni. Dengan 11 bahasa yang sudah terwadahi dalam organisasi ini sesungguhnya HPI adalah satu kekuatan tersembunyi yang kalo sudah matak aji akan menjadi satu kekuatan nyata yang ngedab-edabi dalam dunia pariwisata khususnya dan bidang-bidang terkait lainnya. Karenanya eyang brahmana sudra menghimbau kepada diri sendiri dan rekan-rekan segenap anggota HPI DPD DIY untuk terus menghidup-hidupkan rasa bangga terhadap profesi dan rasa handarbeni terhadap organisasi. Maju terus mas Andi. Go ahead. Make your day !!
    Salam.
    Eyang Brahmana Sudra.

  3. Gombal mukiyo

    Hilangkan pola mikir lama yang mengatakan bahwa segala bentuk perubahan di mulai dari Pengurus.
    Tapi alangkah lebih bijak dan berpola pikir mengayomi bila segala bentuk perubahan untuk lebih maju dan saling berkreatifitas itu di mulai dari DIRI SENDIRI DENGAN HATI IKHLAS. Ketua atau pengurus HPI hanyalah manusia bisa yang harus di beri support dalam bekerja untuk anggota dan moga aja tidak bekerja untuk paguyuban sebagai CORONG DINAS TERKAIT untuk ikut menghabiskan anggaran yg tidak selayaknya

  4. bolodewo

    kumpul-kumpul sesama guide serumpun
    hrskah sebahasa, se-suku atau se-pengurus?
    merapat di organ hpi atau boleh rumpun lain?
    spertinya ga berubah tuh pengurus yg skrang
    hanya nama-nama yg berubah
    mgkin guyub itu ya itu sekedar kumpul
    ning ra cetho migunani po ora
    manfaat hpi buat siapa
    itukah sebab tdk jelasnya arah hpi
    mau ngapain kumpul, dg siapa, kenapa
    hanya sekedar jawaban kata no aksi
    pengurus hrs menjawab image lama negatif
    dg kerja guyub bukan cuma ketua
    yang itu itu lagi yg kerja, mana lainnya
    guyub kan bukan gugup ato gagap tapi gupuh
    kumpul gugus guide semuanya dg guuy guyub

  5. Emanuel

    Mas-mas para senior, saya salah seorang peserta diklat pemandu wisata yang dilaksanakan sejak awal bulan November lalu. Mengalami pelimpahan ilmu oleh para senior, saya memiliki kesan kuat bahwa mereka sungguh-sungguh tulus dalam menularkan ilmunya. Saya kagum juga dengan banyaknya pengetahuan mereka. Saya rasa mereka adalah pribadi-pribadi yang mau dan mampu diajak membangun kekuatan HPI. Semoga HPI makin bermanfaat bagi banyak orang.

  6. fiorentina I.M

    Permisi pak bu, kalo saya mau escort bisa tidak ya? Karna saya mau belajar menjadi guide tapi bahasa yang saya kuasai baru bahasa inggris, ditunggu balasanya pak bu terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s