Translate to
-
Bank Artikel
- ZIARAH KOTAGEDE
- Kartinian renungan untuk kehidupan yang lebih baik
- Usaha jasa pariwisata
- Travel Biro Tidak Berbadan Hukum
- Mabuk Alkohol
- Risiko Tugas Guide
- Kapan Tour Guide Harus Pensiun
- Batara Kala sang penguasa waktu
- Reposisi dan Kompetisi sebuah renungan akhir tahun 2011
- Kelelahan Psikis Seorang Tour Guide
- Wisata Kota Gede Kawasan Cagar Budaya
- Hak Jawab HPI Soal Komisi Artshop
- Komentar Tour Guide Tentang Amplop Artshop
- Jejak Astronomis di Candi Borobudur
- YUK BELAJAR IKUT KURSUS GUIDE
-
Tulisan Teratas
Associations Logos
Indonesia Tour Guide Association

The member of

インドネシアツアーガイド協会
New Website
- Need tour profesional tour guide assisitence
Please contact by e-mail: info@hpijogja.org This web developed by
Tempatkan iklan anda di sini ! Silakan hubungi kami
The best seller book
Yogyakarta Travel Biro
Ijen Hotel Banyuwangi
Tour Guide Website
Blog pada WordPress.com. — Tema: Connections oleh www.vanillamist.com.









10 Februari 2010 at 3:55 PM
Persolan otonomi daerah betul kata pa Andi; membikin ruwet urusan lesensi guide, sekaligus bikin puyeng…bagi calon guide seperti saya…
Gimana sih caranya bergabung ke HPI?
Boleh gak mengetahui AD – ART yang katanya
guide hrs menguasai bahasa asing ya…kalo
cuma bahasa indonesia mmang ga boleh ya…
Terimaksih bapak-baapak HPI
smoga saya bisa diterima meski berbahasa indonesia utk tamu-tamu domestik saja
nuwun
1 Maret 2010 at 4:13 PM
ya jelas bikin kita jadi terpojok lah tapi hal ini bisa di bahas nantinya bagi yg berkompeten ,kalo saya hanyalah memantau aja,kayanya masuk hpi mudah aja kok gak ruwet2 amat setau saya lho
3 Maret 2010 at 7:11 AM
Mas Maharya,
Tinggal nadaftar aja ke sekretariat. masalah penguasaan bahasa asing tidak jadi kendala kan syaratnya kan minimal Lulus SMA atau sederajat. dimana di sekolah kan udah diajarkarn minimal bahasa inggris. apakah bisa aktif atau tdak kan tergantung pengguanaanya. kalo job sampean tidak berbicara bahasa asing alias hanya pemanduan bhasa indonesia berarti bhs asingnya cukup sebagai pengetahuan aja ndak masalah.
Kalo bicara ad art hpi kan diciptakan pada saat euforia HPI sebagai pramuwisata yang identik dengan pemandu wisata asing. sehingga dulu tdak terpikirkan berapa banyak wisatawan nusantara seiring meningkatnya tarap perekonomian domestik.
Bahkan AD ART namanya UUD aja bs di amandemen, kenapa tidak kecuali ada orang saklek and atos tdk mau adanya perubahan. kalo blm bs diamandemen ya bisa diatur dlam peraturan khusus. contoh dlm uu aja masih sering ada peraturan2 yang lainnya.
Mari diskusi seluas-luasnya dan menjadi hanggota hpi dengan mudah dan bertanggung jawab sesuai kompetensi job dibidangnya.
21 Desember 2010 at 10:17 AM
semakin semangat mas ……
31 Januari 2012 at 9:27 AM
pengen jd anggota hpi yg kerjane temporal di jogja, ndaftarnya dimana gan?